Sumbawa Besar, (postkotantb.com) – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi PDI Perjuangan, Gitta Liesbano, menyampaikan keprihatinan atas musibah yang terjadi di area tambang rakyat Lawang Tua, Desa Lantung, Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa.
Musibah terjadi pada Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 21.30 Wita. Tiga penambang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka setelah tertimpa runtuhan batu dan tanah di area tambang.
Keprihatinan tersebut disampaikan Gitta saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (7/9/2026). Ia menyampaikan duka cita kepada keluarga korban dan berharap para korban yang mengalami luka-luka segera mendapat penanganan medis.
Gitta menilai kejadian tersebut harus menjadi momentum evaluasi terhadap keselamatan, pengawasan dan tata kelola aktivitas pertambangan rakyat.
“Secara pribadi saya prihatin dan berempati dengan kejadian ini. Kita berharap kejadian seperti ini tidak kembali terjadi,” ujarnya.
Menurutnya, persoalan pertambangan tidak hanya menyangkut aspek ekonomi, tetapi juga berkaitan dengan regulasi, kewenangan, keselamatan pekerja, lingkungan dan kepentingan masyarakat.
Karena itu, ia mendorong adanya koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk memperjelas regulasi serta memperkuat pengawasan terhadap aktivitas pertambangan.
“Kalau kita bicara pertambangan, ini bukan hanya persoalan di Sumbawa. Secara nasional juga menjadi persoalan. Kita sedang mengupayakan dari sisi regulasi, tetapi memang prosesnya tidak sederhana karena ada kewenangan dan kepentingan yang harus diselaraskan,” katanya.
Gitta menegaskan bahwa aktivitas pertambangan harus memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah dengan tetap mengedepankan kepastian hukum, keselamatan pekerja serta perlindungan lingkungan.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita mencari solusi. Persoalan ini ada di depan mata dan membutuhkan langkah bersama. Jangan sampai kepentingan ekonomi mengabaikan keselamatan manusia,” tegasnya.
Ia berharap musibah di Lawang Tua menjadi evaluasi bersama agar pengelolaan pertambangan ke depan lebih tertib, aman dan bertanggung jawab. (Jhey)


0Komentar