Nirwati Calon Kepala Desa Kuripan Lombok Barat yang diproyeksi jadi calon satu-satunya perempuan. Foto Istimewa



Lombok Barat, (postkotantb.com) – Secara mengejutkan, Nirwati diiringi sang suami, pendukung dan simpatisannya resmi ikut mendaftar menjadi salah satu calon Kepala Desa Kuripan, Kabupaten Lombok Barat, pada Senin (05/10/2026).

Menghadap ke panitia Pilkades dengan penuh rasa optimis dan percaya diri. Untuk sementara, kelengkapan berkas Nirwati dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) sambil dilakukan verifikasi lanjutan sebelum ditetapkan sebagai calon.

"Alhamdulillah, untuk sementara berkas-berkas kelengkapan syarat pencalonan saya diterima, sambil akan dilakukan verifikasi lanjutan nanti, ini langkah awal yang baik, semoga lancar dan direstui oleh Allah SWT," ungkapnya.

Diproyeksi jadi satu-satunya calon perempuan, Nirwati menyatakan tekad yang kuat untuk bisa hadir sebagai Srikandi perubahan yang mampu membawa visi Kuripan lebih maju dan mandiri.

Menurut pengamatannya, kondisi Desa Kuripan dianggap masih terbilang stagnan. Banyak sekali pekerjaan rumah, hal itulah yang mendorong dirinya merasa terpanggil untuk dapat berbuat, berkontribusi dan mewakafkan diri dengan totalitas. Kuripan punya segudang potensi, punya cukup syarat untuk maju, tapi belum tergarap maksimal. Sehingga perlu daya dobrak, kreatifitas, dan inovasi. Merubah mindset metode lama dengan hadirkan cara-cara baru. Yang positif dilanjutkan, yang kurang diperbaiki.

"Kondisi Desa Kuripan masih stagnan, belum ada perubahan signifikan, kita harus berani buat gebrakan, kalau tidak sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi," terangnya.

Dikatakannya, posisi Kepala Desa sangat strategis, dapat memiliki kewenangan dalam ruang lingkup lebih luas untuk menentukan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Jika ditakdirkan lolos dan terpilih, ia berkomitmen akan mengaplikasikan misi yang mencakup 1. Pelayanan yang berintegritas, 2. Mendorong ekonomi desa, 3. Mobil ambulans untuk menunjang kesehatan masyarakat, 4. Menciptakan APBDes melalui tata kelola sumber daya aset desa, dan program lainnya.

Beberapa hal utama yang akan diupayakan antara lain membangun fasilitas penunjang inti seperti penerangan jalan agar Desa Kuripan sebagai pusat kecamatan terang benderang. Mengelola aset desa yang bergerak atau tidak bergerak secara maksimal. Meningkatkan pelayanan optimal semisal penyerahan bantuan tepat sasaran hingga rutin turun menyambangi masyarakat melihat kondisi faktual di lapangan. Pengembangan UMKM, pariwisata, dan sebagainya.

"Kita ingin Desa Kuripan lebih baik, jangan sampai salah memilih pemimpin karena akan menentukan nasib kita semua 8 tahun ke depan," ujarnya.

Lebih jauh diutarakan, perempuan yang berlatar belakang pengusaha ini, akan menularkan pengalamannya sebagai pebisnis. Menitikberatkan kerja-kerja Pemdes dalam pengembangan ekonomi bisnis yang diyakini lebih menjamin kepastian perputaran roda keuangan Pemerintah Desa dapat terus berkembang. Sehingga tidak monoton berharap pada keterbatasan anggaran yang ada yang serba efisiensi.

"Intisari untuk bisa berkemajuan harus pintar kembangkan ekonomi bisnis untuk hasilkan PADes, tidak berkutat mengharapkan anggaran yang ada, sehingga pembangunan bisa bergerak menyasar semua sektor," imbuhnya.

Ditanya mengenai strategi menggalang dukungan pemilih, ia bergerak dengan terbuka dan mengalir saja. Welcome terhadap siapapun dan kapanpun di rumahnya, intensifkan silaturahmi ke warga door to door. Bersama tim juga memanfaatkan jejaring media sosial dan pemberitaan koran online untuk sebar informasi, yang jelas mengikuti semua tahapan Pilkades sesuai aturan main supaya tidak menyalahi.

Di sesi akhir keterangannya, kepada seluruh masyarakat Desa Kuripan ia berharap dapat membuka hati dan pikiran untuk memberi kesempatan kepada perempuan menjadi pemimpin. Karena semua memiliki hak yang sama sebagai warga negara.

Ia juga menganalogikan sebuah pemerintahan tak ubahnya ibarat berumah tangga dalam berkeluarga. Semua menyadari peran istri atau ibu sangatlah krusial dan amat penting, baik dalam menunjang kesuksesan suami dan mendukung tumbuh kembang anak-anaknya. Seorang istri dapat berfikir dan melakukan banyak pekerjaan bahkan dalam satu waktu sampai tuntas. You Can Be Everything.

Begitupun dalam pemerintahan, Nirwati ingin membuktikan, perempuan tidak hanya disebut hebat di balik kesuksesan suami. Tapi juga ingin tampil hebat di hadapan masyarakat. Hebat bagi keluarga, hebat bagi masyarakat.

"Jika memang kita punya iktikad baik kenapa tidak diberikan kesempatan, ia menjamin perempuan itu jujur dan terbuka, punya insting naluri yang lebih tajam, sehingga lebih terpercaya, selalu berfikir solusi dan bagaimana pemecahan masalah, kepada semua masyarakat mohon do'a restu dan dukungannya nggih, saya siap mengabdi dengan sepenuh hati, jiwa raga, materi, tenaga, pikiran dan waktu, mari bangkit bersama, maju bersama," serunya. 

Pewarta: Lalu Irsyad