![]() |
| Kepengurusan BPPD NTB Terpecah Menjadi Dua Kubu |
Mataram
(postkotantb.com)- Paska pertemuan pembentukan pengurus BPPD NTB yang di gelar
oleh Pemprov NTB yang di wakili oleh
Sekda NTB Rosiadi Sayuti dan Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Muhammad Faozal di
Roemah Langko beberapa hari lalu, BPPD NTB kini mengalami goncangan hebat. Lalu
Abdul Hadi Faisal yang terpilih sebagai Ketua BPPD NTB secara voting saat
pemungutan suara dengan memenangkan 6 suara dari sembilan suara komisioner
ternyata tidak di akui.
Sekretaris
Daerah NTB Rosiadi Sayuti menunjuk Fauzan Zakaria yang mendapatkan tiga suara
sebagai Ketua BPPD NTB. Di konfirmasi oleh awak media tentang keputusannya
memilih Fauzan dan bukan Lalu Abdul Hadi Faisal sesuai dengan hasil voting,
Rosiadi menyatakan bahwa saat pengusulan nama Fauzan tidak ada yang membantah,
selain itu Fauzan di anggap cocok menjadi ketua BPPD NTB karena mampu berbahasa
arab. Pemprov NTB sendiri saat ini lagi menyasar pangsa pasar timur tengah.
Lebih
jauh Rosiadi Sayuti mengatakan bila ada anggota BPPD NTB yang menolak hasil
keputusan di Roemah Langko artinya telah melanggar kesepakatan yang telah di
tetapkan bersama. Rosiadipun dalam waktu dekat akan mengadakan pertemuan dengan
kedua belah pihak untuk menyelesaikan persoalan ini.
Sementara
ketua terpilih hasil voting Lalu Abdul hadi Faisal mengatakan, penunjukan
Fauzan Zakaria sebagai ketua BPPD NTB tidak menunjukan proses demokrasi yang
sehat. Lebih jauh Hadi Faisal menjelaskan dirinya terpilih karena memenangkan
voting dan pemilihan tersebut telah sesuai dengan mekanisme manakala musywarah
mufakat tidak mampu memutuskan. Iapun meminta semua yang hadir pada saat
pemilihan tersebut untuk menghormati hasil voting tersebut.
“ini
demokrasi yang tidak sehat, mekanisme telah di lakukan, voting bagian dari
demokrasi di saat musyawarah mufakat tidak menghasilkan keputusan, jadi apa
yang di langgar, semestinya semua pihak menghormati proses tersebut,” ucapnya.
Sedangkan
ketua BPPD NTB yang di tunjuk oleh Sekda NTB Fauzan Zakaria bersikukuh bahwa
dirinyalah ketua BPPD NTB karena pada saat pertemuan tersebut tidak ada protes
ataupun keberatan atas penunjukan dirinya sebagai ketua BPPD NTB.
“
bagaimanapun penunjukan ketua BPPD NTB telah di lakukan dan di tetapkan, siapa
yang menjadi ketua itu adalah hak preogratif pemerintah, kenapa waktu
penunjukan tidak ada yang protes, inikan sama artinya melawan keputusan
pemerintah yang menetapkan,” paparnya.
BPPD
NTB versi Fauzan Zakaria sendiri menetapkan bahwa ketua BPPD NTB adalah Fauzan
Zakaria, sementara wakil ketua di jabat M. Nurhaedin serta sekretaris BPPD NTB
di pegang oleh Jasnawadi Wirajagat.(RZ)


Jika undang undang Kepariwisataan dijalankan. . Tidak akan seperti ini. Mekanisme yg dulu pakai seleksi. .. Yg sekarang pakai pidato dan usulan.
BalasHapusPARIWISATA NTB MELUNCUR TURUN. .