Klub sosial Lombok Hash salurkan bantuan kepada korban gempa di 12 dusun di Lobar
Mataram (postkotantb.com)- Klub lari lintas alam nonkompetisi Lombok Hash menyalurkan bantuan logistik berupa sembilan bahan pokok dan terpal serta selimut ke 12 dusun di wilayah Kekait dan Sidemen Kabupaten Lombok Barat. 

Hash Master Lombok Hash Harianto Turawan atau akrab di panggil Iwan menjelaskan bantuan tersebut berasal dari sumbangan anggota Hash Lombok dan Hash Indonesia. Bantuan ini di angkut menggunakan belasan kendaraan roda empat. Menurut Iwan di pilihnya wilayah Lombok Barat terutama wilayah di Kecamatan Gunung Sari Batu Layar karena wilayah tersebut selain kerap menjadi jalur kegiatan Hash juga karena bantuan yang masuk masih belum maksimal terutama di wilayah pedalaman dan perbukitan. 

Iwan berharap dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban korban bencana gempa bumi yang kini terpaksa mengungsi ke tenda darurat karena 90 persen rumah di wilayah ini telah rata dengan tanah. 

"iya kami salurkan bantuan ke wilayah Lombok Barat terutama jalur kegiatan Hash karena wilayah itu susah di jangkau, mungkin distribusi bantuan belum maksimal, kita bantu pemerintah mengurangi beban pengungsi," paparnya. 

Bantuan ke 12 dusun di wilayah Kekait dan Sidemen ini bukanlah bantuan yang pertama di salurkan. Sebelumnya klub Lombok Hash telah menyalurkan bantuan hampir ke 50 dusun di wilayah Lombok Barat. 

Hash House Harriers (HHH) adalah klub lari/jogging lintas alam nonkompetisi yang didirikan oleh sekelompok ekspatriat Inggris di Malaysia pada tahun 1938 dan kini telah menyebar di berbagai negara. Bertujuan untuk berolah raga santai dan bersosialisasi sekedar melepas penat setelah bekerja sepanjang minggu, klub ini cepat menjadi populer di kalangan pecinta olahraga dan alam bebas. 

Acara lari lintas alam mingguannya disebut Hash Run, yang mengorganisir disebut Hares sedangkan pesertanya disebut Hashers. Biasanya acara lari ini berpindah-pindah lokasi tiap minggunya, dimulai sekitar pukul 4 sore hingga menjelang petang. Uniknya, acara lari ini benar-benar berbasis alam, peserta akan diajak mengikuti paper trail (serpihan kertas) melewati sawah, masuk sungai, naik-turun lembah, sambil menikmati pemandangan dan menghirup udara segar. 

Tidak harus lari, bila peserta ingin jalan santai juga bisa di lakukan sambil mengajak anak atau hewan piaraan kesayangan. Ada satu rute pokok dengan 2-3 variasi jarak, dari Super Long, Long, atau Short yang dapat dipilih sesuai kondisi fisik peserta. Dengan membayar biaya yang relatif murah, peserta bisa mengikuti kegiatan ini dan peserta mendapatkan minuman (air/teh/minuman berkarbonasi.(RZ)