-->

BDRG Kunjungi TPQ Ulul Albab, TPQ Terpencil Dengan Keterbatasan Fasilitas

, Tuesday, October 23, 2018 WIB Last Updated 2018-10-23T13:28:15Z
Baiq Diyah Ratu Ganefi kunjungi TPQ yang berada di daerah terpencil di wilayah Sedau Narmada Lobar untuk menyerap aspirasi
Lombok Barat (postkotantb.com)- Senator asal NTB Baiq Diyah Ratu Ganefi terus melakukan kunjungan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Bahkan ke lokasi terpencil dan jauh dari pusat pemerintahanpun tidak luput dari kunjungan anggota DPD RI ini. Selasa (23/10) Baiq Diyah mengunjungi Bdrg TPQ Ulul Albab, di Desa Sedau, Dusun Sedau Gondang, Narmada, Lobar.

Bersama rombongan yang berjumlah 25 orang yang keseluruhan merupakan para wanita ini,  Baiq Diyah menyerap aspirasi dari pengurus TPQ hingga murid yang menimba ilmu di TPQ tersebut.

Saiful Rahman, pendiri sekaligus pengurus TPQ Ulul Albab, mengaku kaget dengan kedatangan senator sekaligus Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi)  Nusa Tenggara Barat tersebut. Pasalnya sejak TPQ tersebut di dirikan beberapa tahun silam baru kali ini di kunjungi oleh pejabat negara.

Saiful Rahman menjelaskan untuk biaya operasional TPQ tersebut berasal dari arisan para pengurus dan secara swakelola. Kondisi TPQ ini memang sangat sederhana dan minim fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar. Bahkan untuk masjid dan mushola pun tidak di miliki. Para siswa dan pengurus TPQ terpaksa berjalan berkilometer menuju masjid terdekat. 

Namun keterbatasan fasilitas tersebut tidak menyurutkan Saiful Rahman dan pengurus lainnya untuk meningkatkan sarana. Dalam waktu dekat dari hasil pengumpulan arisan akan di bangun mushola sehingga bisa di gunakan oleh para anak didik serta pengurus TPQ dan masyarakat sekitar. 

"Saya sangat berterima kasih atas kedatangan ibu Baiq Diyah, inilah kondisi kami, semua serba terbatas, untuk menunjang operasional kami biasanya urunan dan melalui arisan, dana yang terkumpul nanti akan kami bangun mushola,"

Baiq Diyah Ratu Ganefi yang melihat langsung TPQ tersebut cukup prihatin. Letaknya yang jauh dari pusat pemerintahan juga menjadi faktor belum tersentuhnya bantuan ke TPQ. Namun Baiq Diyah berharap keterbatasan tersebut tidak menjadi penghambat untuk mencetak insan yang beriman dan bertaqwa sejak usia dini. Baiq Diyah mendorong para perempuan yang berada di TPQ untuk menjalankan usaha kecil. Ia mengatakan meski berada di pelosok, setidaknya perempuan secara khusus memiliki kegiatan yang dapat menghasilkan. Sehingga mampu menopang kebutuhan sehari-hari.

"Ada baiknya perempuan disini membuka usaha kecil kecilan nanti dari hasil usaha itu bisa menjadi penopang untuk kebutuhan sehari-hari, saya yakin pasti bisa, tetap semangat walaupun dalam keterbatasan," ujar nya memberikan motivasi. (RZ)
Komentar

Tampilkan

Terkini