DPW PAN NTB, Bagi Bagi Sembako ke Kaum Dhuafa Dan Fakir Miskin

, Tuesday, May 19, 2020 WIB Last Updated 2020-05-19T15:09:24Z
Pose Bersama; Ketua DPD PAN Kota Mataram (tengah) Drs. Saleh Ba'asyir, Bakal Calon Wakil Walikota Mataram Hj. Baiq Diyah Ratu Ganefi (kiri) yang Didampingi oleh Salah Satu Timsesnya yaitu Aminuddin yang biasa di sapa Babe Amin (kopiah hitam).

Mataram (postkotantb.com)- Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Provinsi NTB beserta seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN kabupaten/kota se-NTB hari ini Selasa (19/5) melakukan penyaluran bantuan paket sembako untuk masyarakat terdampak Covid- 19 di wilayah dan daerahnya masing-masing.

Bantuan serempak yang juga dilakukan oleh semua tingkatan Kepengurusan PAN di seluruh Indonesia ini, dalam rangka PAN peduli terhadap masyarakat di tengah pandemic covid 19. Penyaluran paket bantuan dari seluruh DPW dan DPD PAN se Indonesia tersebut, turut disaksikan oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan pengurus DPP di Jakarta, melalui Video Conference.

Begitupun dengan kantor DPW PAN NTB, juga menyerahkan paket sembako untuk masyarakat, kaum dhuafa dan komunitas ojol yang terdampak Covid-19, dengan disaksikan langsung oleh seluruh pengurus DPC se Kabupaten/Kota di NTB lewat Video Conference.

Turut hadir dalam kegiatan ini yakni ketua DPW PAN NTB H. Muazim Akbar, S.Ip, ketua DPD PAN Kota Mataram Drs. Saleh Ba'asyir dan bakal calon wakil Walikota Mataram yang diusung koalisi poros biru yakni, Hj. Baiq Diyah Ratu Ganefi. Kedatangan bakal calon wakil walikota Mataram ini atas undangan dari DPW PAN NTB.

Ketua DPD PAN Kota Mataram Drs. Saleh Ba'asyir mengatakan, semua bantuan yang disalurkan tersebut bersumber dari seluruh kader PAN dan bantuan dari pihak luar, untuk disalurkan ke warga miskin dan kaum dhuafa yang terdampak Covid-19, sebagai bentuk kepedulian dan meringankan beban bersama.

“Ini bantuan dari semua kader PAN dan bantuan pihak ketiga, kita berharap setidaknya kita bisa berbuat dan membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak covid 19 ini, baik itu warga miskin, kaum dhuafa yang ada di sekitar Kota Mataram,” Ujarnya.

Sejumlah Warga dan Kaum Dhuafa Menerima Bantuan Paket Sembako dari DPD PAN NTB

Sementara itu, disinggung tentang kandidat calon walikota dan wakil walikota di pilkada Kota Mataram, ketua DPD Kota Mataram ini menjelaskan, bahwa koalisi poros biru yang melibatkan tiga partai yaitu PAN, Demokrat dan Nasdem ini tetap berkomitmen mendukung pasangan beda generasi yakni Baihaqi dan Hj. Baiq Diyah Ratu Ganefi.

"Jadi sesuai arahan dari DPW PAN, dan kesepakatan bersama kami masih fokus pada koalisi biru. Kami masih konsen pada koalisi partai dalam mendukung pasangan bakal calon Baihaqi-Baiq Diyah dalam pemilihan walikota Mataram nanti," Jelasnya.

Dirinya menilai, bahwa banyak bakal calon yang mau mendaftar pada PAN. Namun DPW dalam menyaring bakal calon tersebut tetap mengacu pada elektabilitasnya.

"Yang mendaftar di PAN banyak, namu kami akan tetap mengacu pada elektabilitasnya," Terangnya.

Sementara itu, terkait kegiatan PAN Peduli ini, bakal calon wakil walikota Mataram Hj. Baiq Diyah Ratu Ganefi saat dimintai komentarnya mengatakan, dirinya mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang dilakukan oleh seluruh DPW PAN se Indonesia, dan khususnya DPW PAN NTB.

Menurutnya, kegiatan bagi-bagi paket sembako yang dilakukan oleh DPW PAN sangat membantu dan meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19.

"Saya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh DPW PAN NTB dan DPW PAN seluruh Indonesia, kegiatan sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan wujud nyata pengabdian partai terhadap rakyatnya. Apalagi ditengah wabah Covid-19, dimana masyarakat sangat sulit untuk mendapatkan bahan pangan, jadi lewat bantuan sosial seperti ini beban masyarakat bisa di ringankan,"Ujar ketua DPD IWAPI NTB ini.

Terkait dukungan dari koalisi poros biru, Baiq Diyah mengatakan tetap mengikuti mekanisme partai pengusung. Dimana komitmen tersebut, jika nanti pasangan Baihaqi-Baiq Diyah menang dalam pilkada Kota Mataram, maka tetap harus berkomunikasi dan menjalin silaturahmi dengan partai pengusung.

"Karena kita didukung oleh poros biru, kita harus berkomitmen untuk tetap berkomunikasi dan menjalin silaturahmi dengan partai pengusung. Intinya kami akan selalu mendengar arahan dari partai pengusung, dan berpegang teguh pada mekanisme partai," Pungkasnya. (Eka)
Komentar

Tampilkan

Terkini