Seorang Pengusaha di Mataram di Teror, Dikirimi Tengkorak Disertai Bercak Darah

Seorang Pengusaha di Mataram di Teror, Dikirimi Tengkorak Disertai Bercak Darah

, Friday, June 12, 2020 WIB Last Updated 2020-06-12T16:47:44Z
Pengusaha asal Mataram dikirimi tengkorak di sertai bercak darah oleh orang tidak di kenal
Mataram (postkotantb.com)- HR pengusaha asal Bertais Kecamatan Sandubaya Mataram,  kaget bukan kepalang. Pasalnya dia di kirimi tengkorak disertai bercak darah yang di bungkus plastik oleh orang yang tidak kenal.

Tengkorak tersebut di kirim melalui layanan antar jemput ojek online (ojol). Mendapatkan paket yang tidak lazim HR melaporkan kejadian tersebut ke Polres Mataram.

Menerima laporan HR, petugas langsung turun melakukan penyelidikan. Kasat Reskrim Polres Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa mengatakan Indikasi awal petugas menduga tindakan tersebut sebagai bentuk teror.

“Dugaan awal kami itu tindakan teror kepada yang bersangkutan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Mataram,AKP Kadek Adi Budi Astawa di Mataram, Kamis malam (12/6).

Kadek menjelaskan kronologi paket tengkorak tersebut di terima HR pada hari Kamis (12/06) sekitar pukul 16.00 wita. Paket tersebut dikirimkan melalui jasa ojek online (ojol). Anehnya, alamat pengirim tidak tercantum di paket yang dikirimkan. Paket itu hanya mencantumkan nama dan alamat lengkap penerima.

“Karena tidak ada alamat pengirimnya dan paket yang dikirim seperti tengkorak manusia. Kita menduga ini teror kepada penerima,” ungkapnya.

Petugas awalnya menduga tengkorak tersebut adalah mainan. Namun untuk memastikan kebenarannya apakah tengkorak tersebut hanya mainan atau tengkorak manusia, petugas membawa paket tersebut untuk diperiksa di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram. Petugas masih menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik untuk memastikan paket kiriman itu memang benar kepala manusia atau tidak.


“Kita masih menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik. Dia nanti yang memastikan apakah itu mainan atau benar tengkorak manusia,” tuturnya.

Selain dikelilingi bercak darah. Tengkorak kepala yang dikirimkan ditempelkan secarik kertas putih. Kertas tersebut bertuliskan bahasa Arab yang belum dipastikan artinya oleh penyidik. Tapi diduga bertuliskan tentang kematian. Cairan merah yang mirip darah yang mengelilingi kepala tengkorak juga belum dipastikan kebenarannya.

“Tentu nanti kami minta keterangan ahli tentang arti tulisan itu. Karena kami tidak bisa mengartikan,” bebernya.

Rangkaian penyelidikan terus dilakukan penyidik. Titik terang ingin diungkap untuk mengetahui dugaan teror tersebut. Penyidik juga berhasil menemukan ojol yang mengantarkan paket kiriman itu. Pemeriksaan pun dilakukan untuk meminta keterangan sebanyak-banyaknya.

“Sekarang masih kita periksa ojolnya. Banyak keterangan yang ingin kita dapatkan untuk membuat kasus ini terang benderang. Kita juga akan kembangkan kalau dapat keterangan baru,” kata Kadek.

Polisi belum bisa menyimpulkan motif maupun pelaku yang mengirimkan paket tengkorak tersebut.

“Belum bisa kita simpulkan. Masih awal ini. Kita tunggu hasil pemeriksaan ahli dokter forensik dulu,” pungkas Kadek.(RZ)
Komentar

Tampilkan

Terkini