Kenapa Udara Terasa Lebih Dingin Saat Ini, Berikut Penjelasan BMKG

, Monday, July 27, 2020 WIB Last Updated 2020-07-27T07:01:24Z
Mataram (postkotantb.com)- Suhu udara di Nusa Tenggara Barat dalam beberapa waktu ini terasa lebih dingin. Bahkan hawa dingin ini lebih terasa di malam hari. Untuk mengetahui jawabannya berikut penjelasan BMKG.

Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat, Nindya Kirana, mengatakan penyebab suhu udara yang terasa lebih dingin di akibatkan adanya angin Monsun yang terjadi akibat perbedaan suhu udara dan tekanan antara belahan bumi selatan dan bumi utara yang disebabkan oleh pergerakan semu tahun matahari.

“Justru suhu udara di musim kemarau lebih dingin daripada saat di musim hujan hal ini karena beberapa faktor seperti angin Monsun, angin musiman yang bersifat periodik,” katanya.

Lebih jauh Nindya menjelaskan memasuki puncak musim kemarau pada bulan Juli-Agustus angin dari Australia membawa udara dingin karena saat ini di Australia tengah masuk musim dingin.

Ia mengatakan cuaca dingin lebih signifikan dirasakan di dataran tinggi dan daerah pegunungan.

“Saat puncak musim kemarau di NTB sekitar Juli-Agustus aktif Monsun Australia atau angin timuran karena di Australia sedang memasuki musim dingin,” ujarnya.

Kemudian, faktor lainnya yang memicu suhu udara menjadi dingin karena di musim kemarau dipengaruhi akibat sedikitnya awan yang menutupi permukaan bumi.

“Awan diibaratkan seperti selimut yang dapat menahan dan memancarkan kembali pancaran panas bumi ke atmosfer. Pada musim hujan pertumbuhan awan lebih banyak sehingga malam hari terasa lebih hangat,” ujarnya.

Sebaliknya, jika musim kemarau pertumbuhan awan hampir tidak ada sehingga cuaca di malam hari terasa dingin. (RZ)
Komentar

Tampilkan

Terkini