-->
  • Label

    Copyright © Pos Kota NTB
    Best Viral Premium Blogger Templates

    "Jebakan Batman" Berujung Laporan Ke Polda NTB

    , Tuesday, October 20, 2020 WIB Last Updated 2020-10-20T08:58:58Z
    Dharo Jatun menunjukan bukti laporan pencemaran nama baik yang di masukan ke Dit Reskrimsus Polda NTB

    Mataram (postkotantb.com)- Tulisan dengan judul "Jebakan Batman" yang beredar di WA Grup berujung pada laporan ke Polda NTB. Dharo Jatun salah satu Timses pasangan Nur-Salam melaporkan Rusdianto yang menyebarkan tulisan tersebut ke Polda NTB,  Senin (20/10).


    Dharo Jatun didampingi kuasa hukum, Febrian Anindita memasukan laporan ke Dit Reskrimsus dan diterima Bripka Agung Anom SH. Dengan laporan TBLP/ 53 / X / 2020 / Dit Reskrimsus.


    Dalam laporan tersebut Dharo Jatun merasa nama baiknya telah dicemarkan oleh Rusdianto melalui Jejaring group WhatsaAspp, di mana terlapor menyebarkan berita di group WA dengan menyebut nama dirinya dan mengatakan bahwa  Cafe Amman adalah milik istrinya, sementara istrinya tidak memiliki usaha yang di maksud


    Akibat postingan itu berakibat istrinya mengira ia telah menikah lagi dan istrinya meninggalkan rumah.


    " Atas postingan di jejaring group WA, saya merasa nama baik dicemarkan. Yang berakibat kepada keutuhan rumah tangga saya," kata Dharo Jatun.


    Dharo Jatun menyebut Rusdianto tercatat sebagai staf khusus Gubernur pengkajian kebijakan pembangunan daerah tahun 2020.


    Ia meminta kepada Polda NTB serius menangani persoalan tersebut. Pasalnya, belakangan terakhir marak berita Hoax disebarkan oleh oknum tidak bertanggung jawab. "Persoalan ini kita minta jadi atensi serius Polda NTB," ucapnya.


    Sementara itu, Kuasa Hukum Dharo Jatun, Febrian Anindita meminta kepada pihak kepolisian agar profesional dalam mengusut dan menangani laporan kliennya tersebut.


    Sebab itu, Pihaknya meminta pihak kepolisian agar memeriksa Rusdianto. Karena pihaknya sudah menyampaikan alat bukti jelas. Ia menegaskan akan mengawal kasus itu hingga tuntas.


    " Persoalan ini akan kita kawal tuntas," tegasnya. 


    Diungkapkan, Kasus ini berawal dari sebuah tulisan dengan judul " jebakan Batman" yang dibagikan ke tiga group WA. Diantaranya, Sumbawa Satu, Pojok NTB dan Sasambo.


    Tulisan itu tidak diketahui siapa penulisnya dan tidak pernah klarifikasi terhadap subjek penulisnya.


    Dalam postingan menyebutkan terkait cafe Amman. Dan tulisan itu juga terkait konten di Pilkada Sumbawa.


    " Dan yang bersangkutan juga kita ketahui adalah salah satu tim paslon di Pilkada," pungkasnya.(RZ)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini