Dua Raperda Provinsi NTB Resmi Berlaku

ungkap Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., ketika

APRESIASI: Wakil Gubernur NTB memberikan apresiasi atas kerja keras pansus di tengah pandemi
APRESIASI: Wakil Gubernur NTB memberikan apresiasi atas kerja keras pansus di tengah pandemi

 Mataram (postkotantb.com) – Dua dari enam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Prakarsa DPRD NTB diresmikan sebagai Perda. Sebelumnya, Ketua DPRD Provinsi NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda, S.H., M.H., di tengah jalannya sidang, menyampaikan kesimpulan sementara. 

Berdasarkan laporan masing-masing pansus terhadap enam Raperda prakarsa DPRD Provinsi NTB, dua Raperda tentang Penggunaan Jalan Untuk Kegiatan Kemasyarakatan dan Raperda tentang Pencegahan dan Perkawinan Anak disetujui untuk ditetapkan menjadi Perda.

Sementara empat Raperda lainnya akan dikaji dan dibahas lebih lanjut. Antara lain, Raperda tentang  Pendidikan Pesantren dan Madrasah, Raperda  Perubahan  Atas Perda No 4 Tahun 2006 Tentang  Usaha Budidaya dan Perkebunan Kemitraan Tembakau Virginia di NTB, Raperda  tentang  Pengakuan dan Penghargaan serta Perlindungan Terhadap Kesatuan-Kesatuan Masyarakat Adat dan Raperda tentang Penyelenggaraan Desa  Wisata.

“Melalui kesempatan ini saya menyampaikan penghargaan kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD NTB atas seluruh koordinasi, komunikasi dan kerjasama yang baik dan  komitmennya dalam upaya dan ikhtiar bersama untuk membangun dan memajukan daerah NTB yang kita cintai ini,” ungkap Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., ketika memberikan sambutan pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB, Jumat (29/1).

Menurut Wagub, pembahasan dan penetapan Raperda Provinsi NTB semata-mata untuk memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat, serta dalam  rangka mendorong percepatan pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pansus. Kendati masih d tengah kondisi pandemi, pansus bekerja optimal, dalam membahas, menvermati, mengkaji enam Raperda tersebut. Diharapkan dia, dalam implementasinya, tetap berjalan selaras dengan komitmen bersama membangun daerah.

“Kita juga berharap agar semangat dan hubungan yang  baik ini agar tetap kita bangun dan menjadi lebih baik lagi. Besar harapan kita seluruh agenda yang dibahas dalam sidang DPRD ini bisa  menuju arah kemajuan dan perlindungan bagi masyarakat NTB dan mampu memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan masyarakat NTB yang lebih sejahtera,” pungkasnya.(RIN)