Lakalantas Ertiga dengan Ambulans di Cilinaya Diproses Secara Mediasi

Kepala Satlantas Polresta Mataram, AKP Imam Maladi, ST., SIK

Mataram (postkotantb.com)- Peristiwa  kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di simpang empat Jalan Bung Karno, Kelurahan Cilinaya, Kota Mataram yang terjadi, Sabtu (8/5) kini masih dalam penanganan Satlantas Polresta Mataram.

"Dari kejadian lakalantas  ini tidak ada korban jiwa," ujar Kepala Satlantas Polresta Mataram, AKP Imam Maladi, ST., SIK., membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.

Kasus kecelakaan ini masih diproses secara hukum. Namun, dari pihak keluarga pasien dan ambulans meminta agar kasus lakalantas tersebut ditangani melalui upaya mediasi. Begitu pun pengemudi Ertiga. "Kami tetap memprosesnya secara hukum, namun pertama kami akan tempuhi langkah mediasi. Kami rencanakan gelar mediasi Senin pekan depan," ungkapnya.

Peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan satu unit mobil ambulans dan Ertiga. Dimana mobil ambulans yang dikemudikan oleh LL dengan nomor polisi DR 9145 AK, tengah membawa pasien usia 8 tahun bersama ibunya. Saat itu, mobil Ambulans datang dari arah utara, menuju ke selatan.

Sedangkan kendaraan mobil Suzuki Ertiga dengan nomor polisi DR 1299 DK milik AK (36), warga Kelurahan Jempong Baru, Kota Mataram, datang dari arah timur menuju ke barat. Saat memasuki simpang empat yang di atur lampu Apil, terjadilah kecelakaan hingga mengakibatkan mobil ambulans terbalik.

"Ambulance sudah menyalakan sirine dan lampu, sesuai dengan Undang-undang bahwa mobil ambulance harus mendapat prioritas jalan utama. Sedangkan hasil olah TKP, pengemudi Suzuki Ertiga mengalami Blog Spot. Sehingga lalai dan terjadilah kecelakaan lalu lintas dengan ambulans," bebernya.

"Menurut keterangan dari pengemudi Ertiga, mobilnya terhalang oleh satu unit mobil Avanza, sehingga tidak melihat ambulans yang melintas disebelahnya" sambungnya.

Peristiwa kecelakaan menyebabkan Pasien penumpang, mengalami luka ringan pada bagian wajah. Demikian juga pengemudi ambulans. Sebaliknya, pengemudi mobil Ertiga juga mengalami luka ringan.(SFM/RIN)