Pantau Progres TMMD, Tim Wasev Mabesad Kunjungi Dompu

Tim Wasev Mabesad, Kolonel Inf Iskandar, S.Sos, bersama Bupati Dompu, Kader Jaelani dan jajarannya meninjau salah satu jembatan yang tengah dibangun melalui proyek TMMD.

Kolonel Inf Iskandar beserta Rombongan Dikalungi Kain Tenun Khas Bumi Nggahi Rawi Pahu


POSTKOTANTB, Mataram- Memastikan perkembangan progres Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 112 tahun 2021 di Desa Kadindi, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu. Ketua Tim Pengawasan dan  Evaluasi TMMD Markas Besar AD (Tim Wasev Mabesad), Kolonel Inf Iskandar, S.Sos, bersama Kasiter Kasrem 162/WB, Kolonel Inf Budi Rahmawan dan Kapten Kav. Rendy Saptohadi, menggelar Kunjungan Kerja (Kunker), Kamis (30/9).

Turut hadir menyambut kunjungan tersebut, Bupati Dompu beserta jajarannya, Ketua DPRD Dompu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Dompu, Dandim 1614/Dompu, serta Ibu-Ibu Persit Kodim 1614/ Dompu.

Tampak pula Plt. Kapolsek Pekat, para kepala desa se Kecamatan Pekat dan sejumlah tokoh sekaligus masyarakat. Saat tiba di Kantor Desa Kadindi, Tim Wasev Mabesad mendapatkan sambutan hangat, berupa pengalungan selendang khas kabupaten yang dikenal dengan sebutan Bumi Nggahi Rawi Pahu.

Dalam kesempatan tersebut, Dansatgas TMMD Kodim 1614/Dompu, Letkol Inf Ali Cahyono, S.Kom., M.Tr  (Han) mengungkapkan, penentuan sasaran TMMD, berawal dari perintah Komando Atas, untuk mencari sasaran TMMD dan atas usulan dari masyarakat serta pemerintah desa.

Usulan masyarakat dan Pemdes terkait sasaran pelaksanaan TMMD, dengan tujuan, memudahkan masyarakat mengangkut hasil tani, memperlancar jalur  transportasi yang mempunyai nilai strategis sehingga dapat meningkatkan dalam bidang ekonomi,  kesehatan, pelayanan masyarakat dan pendidikan serta memenuhi kebutuhan masyarakat dalam kesempurnaan beribadah.

Dia menyebut, terdapat 11 Sasaran Fisik, 7 sasaran Non Fisik dan 1 sasaran tambahan. Adapun progress fisik yang telah dilaksanakan, diantaranya, Rehab Musholla Almuhajirin ukuran 6x7 Meter, di Dusun Ointala, Desa Sorinomo mencapai 75 persen.

Rehab Mushalla Nurul Amin ukuran 9x9 Meter, di Dusun Soridei Desa Karombo mencapai 75 persen dan Pembangunan Musholla Nurul Yaqin ukuran 7x7 Meter, di Dusun Bagek Payung, Desa Kadindi Barat 60 persen.

Kemudian Pembuatan Jembatan ukuran 3x8 Meter, di Dusun Ointala Bawah Desa Sorinomo mencapai 24 persen, Pembuatan Jembatan ukuran 3x12 Meter, di Dusun Suka Maju Desa Kadindi : 48 persen, Pembukaan Jalan ukuran 6x800 Meter, di Dusun Suka Maju Desa Kadindi 90 persen dan Pembukaan Jalan ukuran 6x1.100 Meter, di Dusun Bagek Payung, Desa Kadindi Barat mencapai 90 persen.

Selanjutnya, Pembuatan Gorong-gorong Plat 3 Unit ukuran 1x6 Meter, Dusun. Suka Maju, Desa Kadindi mencapai 70 persen serta Pembukaan Gorong-gorong Plat 2 Unit ukuran 1,5x6 Meter, Dusun Bagek Payung Desa Kadindi Barat mencapai 100 persen, Pembuatan Talud ukuran 3x68 Meter, Dusun Suka Maju Desa Kadindi masih 0 persen, Pembuatan Pagar Pura ukuran 1,5x59 Meter Dusun Suka Maju Desa. Kadindi mencapai 100 persen dan sasaran tambahan berupa Pembangunan RTLH 5x6 Meter atas nama Edi, warga Dusun Bagek Payung, Desa Kadindi.

Sementara itu, Bupati Dompu, Kader Jaelani, menilai, Program TMMD telah memberikan manfaat terhadap masyarakat di kabupaten ini. Program ini pun sejalan dengan upaya pemerintah, baik pusat maupun daerah, dalam rangka percepatan dan pemerataan pembangunan daerah.

Terutama dalam penanganan dan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat, di wilayah pedesaan. Hal ini tentunya merupakan proses penguatan kesadaran bersama, dalam menghadapi pergeseran arah kebijakan pembangunan, di era reformasi dan otonomi daerah.

Dengan mengedepankan masyarakat, sebagai pelaku utama pembangunan, dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Sehingga diperlukan semangat kebersamaan yang kuat untuk maju, didukung kesungguhan, ketekunan, keuletan dan kesabaran, dari seluruh pelaku pembangunan, termasuk program TMMD. "Atas nama Pemkab Dompu, kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi atas program yang telah sukses dilaksanakan dalam program TMMD oleh TNI AD," ucapnya.

Ketua Tim Wasev Staf PJO TMMD ke 112  Kodim 1614/Dompu, Kolonel inf Iskandar S.Sos., memaparkan, Tim Wasev merupakan salah satu Staf, di bawah kendali Aster KASAD untuk mengukur kinerja Satgas TMMD. Mulai dari tahap perencanaan, persiapan dan pelaksanaan sehingga program dapat berjalan efektif dan efisien. 

Tujuan TMMD untuk membantu kesulitan masyarakat, mengutamakan program prioritas yang dibutuhkan masyarakat dengan melibatkan semua unsur terkait yang ada di masing-masing wilayah TMMD berdasarkan skala prioritas yang ditentukan Kodam dan jajarannya.

"Program TMMD oleh TNI AD dalam setahun dilaksanakan sebanyak 3 kali (Gelombang) secara serentak di Indonesia yang diselaraskan, dengan program Pemda. Hasil TMMD akan diserahkan oleh Dansatgas TMMD kepada Pemda untuk digunakan masyarakat. Ucapan terimakasih atas dukungan masyarakat yang telah membantu melancarkan dan mensukseskan program TMMD. Kembangkan semangat gotong royong. Tingkatkan kepedulian dan memelihara hasil TMMD, sehingga bernilai manfaat buat masyarakat," cetusnya.

Fisik yang dibangun lanjut dia, harus mendorong meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sedangkan Sasaran non fisik dapat menumbuhkan kreatifitas masyarakat menuju ke arah yang lebih baik, meningkatkan Wasbang dan cinta tanah air serta semangat bela negara."Pelihara hubungan yang sudah berjalan baik selama ini antara semua instansi terkait dan dalam pelaksanaan TMMD tetap perhatikan Prokes untuk mencegah penyebaran Covid-19," pesannya.(RIN)