Dispar Kota Mataram Gelar Pelatihan Pemandu Wisata

PELATIHAN: Dalam kegiatan Pelatihan, Dispar Kota Mataram melibatkan Pokdarwis, HPI, Pelaku dan Pengelola Pariwisata serta BPBD Kota Mataram, Senin (8/11).

POSTKOTANTB, Mataram- Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram, melalui Bidang Pengembangan Pariwisata, menggelar Pelatihan Pemandu Wisata Balawista kepada unsur Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), pelaku pariwisata/pengelola destinasi, dan unsur BPBD Kota Mataram, guna menciptakan keamanan dan kenyamanan wisatawan pada bidang wisata tirta (air) atau bahari.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram H. Nizar Denny Cahyadi, S.E., dalam sambutannya saat acara pembukaan, Senin (08/11) di Ballroom Aston Iin Hotel Mataram menyampaikan, pelatihan itu diperlukan demi mewujudkan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan, dalam melakukan aktivitas di beberapa destinasi wisata air/bahari, di Kota Mataram pada khususnya dan NTB pada umumnya.

“Kepada para peserta pelatihan, kiranya bisa menerima dan menyerap dengan baik, ilmu atau materi yang diberikan, demi mewujudkan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan yang melakukan aktivitasnya, dalam berwisata air atau bahari di kawasan perairan Kota Mataram. Pun di tempat-tempat lainnya yang menyediakan wisata air,” ungkapnya.

Dikatakan, pelatihan itu tidak saja ditujukan untuk memberikan kenyaman dan keamanan bagi wisatawan di pantai namun juga kepada wisatawan yang berkunjung ke danau/kolam, air terjun serta wisata air lainnya.

“Karena kita juga menyediakan wisata arung jeram di Sungai Jangkuk yang membelah Kota Mataram,” ujarnya.

Sementara Kabid Pengembangan Pariwisata Leni Oktavia selaku pelaksana kegiatan menjelaskan, Balawista yang kepanjangan dari Badan Penyelamat Wisata Tirta adalah wadah para pemandu keselamatan pariwisata (lifeguard), yang terwujud dari apresiasi dan peran serta masyarakat, yang didasari tekad dan tanggung jawab sebagai generasi muda penerus perjuangan bangsa.

“Balawista memiliki tugas dan fungsi membantu pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam pembangunan kepariwisataan melalui sektor keselamatan,” katanya.

Disebutkan, sejak hadirnya Balawista di Indonesia, Balawista telah terbukti mampu memberikan pelayanan yang profesional. “Dalam melakukan tugas dan fungsinya, mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKN) Nomor 366 Yahun 2013 tentang Pemandu Keselamatan Wisata Sub Sektor Wisata Tirta,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, pelatihan yang dilaksanakan dapat bermanfaat agar para peserta mendapatkan ilmu dan pengalaman, yang selanjutnya dapat diterapkan untuk meningkatkan daya tarik dan keamanan serta keselamatan di destinasi wisata yang ada di Kota Mataram.

“Pemandu wisata bisa memberikan penerangan dan informasi kepada para pengunjung atau wisatawan, mengenai lokasi laut yang aman untuk berenang, lokasi laut yang berarus, lokasi laut yang berbahaya dan tata tertib di pantai serta penempatan rambu-rambu atau peringatan-peringatan lainnya, di objek wisata Kota Mataram dan sekitarnya,” tutupnya.

Pelatihan Balawista yang diagendakan berlangsung selama tiga hari (8-10 November 2021) itu, menghadirkan beberapa narasumber di antaranya Kalak BPBD Kota Mataram Mahfuddin Noor, SIP., dr. Eko Widya Nugroho, Sp.E.M., bersama dr. Arie Tejamukti L. dari Tim PSC RS. Kota Mataram, dan Urip Zarkaei bersama Han Ardiansyah dari BASARNAS Mataram.(RIN/YN)