Kumham NTB Deklarasikan Janji Kinerja Tahun 2022

Kanwil Kumham NTB beserta seluruh jajaranya, mendokumentasikan kegiatan Deklarasi Janji Kinerja bersama Sekda NTB, Dirresnarkoba Polda NTB, Ombudsman NTB serta KI NTB, Senin (10/01/2022).

Mataram (postkotantb.com)- Dalam rangka menjalani awal tahun 2022, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kumham) NTB, menggelar upacara  Deklarasi Janji kinerja di Lapangan Kantor Kanwil Kumham NTB, Senin (10/01/2022).

Kegiatan tersebut disertai dengan  penandatanganan kesepakatan bersama Kumham NTB, menuju Zona integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) / Wilayah Birokrasi Bebas dan Melayani (WBBM).

Turut hadir dalam kegiatan ini, Gubernur NTB yang diwakili Sekda, Dirresnarkoba Polda NTB, Ketua Ombudsman NTB, Ketua Komisi Informasi (KI) NTB serta Kepala Satker dan jajaran lingkup Kanwil Kumham NTB.

Dalam upacara ini, Kepala Kanwil Kumham NTB, membacakan ikrar Janji kinerja beserta tanda tangan kesepakatan bersama yang diikuti seluruh kepala lembaga pemasyarakatan dan rutan se-NTB.

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kumham NTB, Haris Sukamto menegaskan, kegiatan ini digelar untuk memastikan peningkatan kinerja ASN di lingkungan Kanwil Kumham NTB. Mengingat, pandemi yang mulai membaik, seiring dengan jumlah dari masyarakat yang sudah tervaksin.

Sehingga, pelaksanaan seluruh kegiatan harus  dilakukan dengan optimal demi pelayanan terbaik terhadap masyarakat.

"Kemenkumham semakin Pasti dan Berakhlak mendukung program pemerintah ekonomi nasional dan reformasi struktural. Sudah saatnya kita membenahi SDM, infrastruktur, regulasi serta birokrasi kita," tegasnya.

Haris menyebut, ada 126 target kinerja yang telah disusun Kemenkumham RI, 87 diantaranya kegiatan dari pusat dan 39 kegiatan Kanwil dengan target-target yang telah ditetapkan. "Ini harus bisa di jalani dengan baik sehingga butuh kesiapan dan komitmen dari kita untuk menjalankannya," cetusnya.

Di sisi lain, kegiatan ini diperlukan guna mensukseskan Reformasi Birokrasi, sesuai yang program dicanangkan Presiden RI Ir. Joko Widodo. Sehingga sebagai pengelola lembaga, harus dapat mengakselerasikan program-program tersebut.

"Tugas kita yaitu membangun Indonesia maju. Melalui seluruh lembaga, harus berintegritas yang kokoh, karena tanpa itu akan sulit menepis kucurangan. Karena itu saya berharap seluruh jajaran KUMHAM NTB pada tahun 2022 dapat menuju WBK dan WBBM," harapnya.

Sementara itu, Kepala Ombudsman NTB Adhar Hakim memaparkab, proses Deklarasi Kinerja ini adalah salah satu dari sekian banyak cara memperbaiki kinerja lembaga pemerintah. Adhar menilai deklarasi tersebut merupakan proses untuk menuju kearah yang lebih baik.

"Melalui kesempatan ini, kita sama-sama turut mendorong tata kelola birokrasi kita, untuk menuju kesuatu perubahan. Karena negara maju sekalipun masih tetap melakukan cara-cara seperti ini untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja para aparaturnya," paparnya.

"Apalagi dengan bangsa kita yang memang harus terus berupaya demi penyempurnaan. Kami dari Ombudsman NTB bersama-sama untuk tetap selalu  berada disamping kita semua untuk menuju proses birokrasi yang lebih baik," sambungnya.

Sekda NTB, Lalu Gita Ariyadi atau kerap disapa Miq Gita, mengapresiasi deklarasi yang diselenggarakan Kumham NTB dengan mencanangkan Zona Integritas (ZI) menuju WBK maupun WBBM tahun 2022.

"Kolaborasi yang telah kita bangun ini adalah sebuah keniscayaan disaat ASN sedang mengalami paradigma baru. Pertama, Alam reformasi dimana seluruh ASN dituntut untuk harus melakukan transparan dan akuntabel," tuturnya.

"Kedua, Era Birokratisasi, dimana publik ingin mengontrol program-program yang dilaksanakan pemerintah. Dan yang terakhir bahwa ASN berada pada Era Kebebasan. Tiga momentum ini mau tidak mau mengharuskan ASN melakukan perubahan menuju berakhlak dan akuntabilitas," bebernya.

Lanjut Miq Gite, sapaan akrab Sekda NTB, ASN harus memiliki kompetensi, loyalitas dan kemampuan membangun kolaborasi. Sehingga dapat melaksanakan tugasnya.

"Perubahan ini harus bisa kita jelaskan dalam seluruh proses kegiatan yang telah ditentukan. Untuk menuju kearah demikian, pemerintah akan melakukan transformasi jabatan struktural ke jabatan fungsional. Siapa ASN yang tidak bisa mengikuti irama baru ini maka akan tertindas dengan perubahan. Akhirnya saya berharap agar di tahun 2022 KUMHAM NTB dapat meraih WBBM," jelasnya.

Terpisah, Kepala Lapas Kelas IIB Selong, Lombok Timur (Lotim), Purniawal menilai, janji kinerja ini merupakan bagian dari pondasi yang menjadi dasar dalam bekerja dan berkinerja secara PASTI.

"Tentunya dalam mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan komitmen, konsistensi dan kerja keras dari seluruh jajaran. Semoga Kanwil Kemenkumham NTB mampu mewujudkan kinerja yang semakin PASTI dan BERAKHLAK guna mendukung program pemulihan ekonomi nasional dan reformasi struktural," tutupnya.(RIN)