Breaking News

SMKN 3 Mataram Lepas Ratusan Siswa PKL di Industri se Pulau Lombok

Kepala SMKN 3 Mataram, Sulman Haris, S. Ag., M. Pd.i., saat melepas 287 siswa yang akan menjalankan program PKL di Industri Se Pulau Lombok, Senin (17/07).


Mataram (postkotantb.com)- SMKN 3 Mataram kembali melepas siswa untuk melaksanakan program Praktik Kerja Lapangan (PKL), Senin (17/07) pagi.

Tahun ini, jumlah Siswa yang dilepas sekolah sebanyak 287 orang yang keseluruhannya, merupakan siswa kelas XI yang akan di tempatkan di Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) yang tersebar di Pulau Lombok.

Dikonfirmasi diruangannya, Kepala SMKN 3 Mataram Sulman Haris mengatakan, bahwa siswa yang ikut program praktik ini terdiri dari 5 jurusan.

Dengan rincian, 55 orang dari jurusan Tehnik Konstruksi akan ditempatkan di 15 Industri, serta 68 orang dari Jurusan Design Permodelan dan Informasi Bangunan akan ditempatkan di 15 Industri.

Untuk Jurusan Tehnik Audio Video sebanyak 52 orang, akan ditempatkan di 16 Industri, Tehnik elektrika industri sebanyak  52 orang akan ditempatkan di 18 industri serta Tehnik kendaraan dan otomotif 60 orang akan ditempatkan di 19 industri.

"Totalnya sekitar 83 Industri. Nah, dari total yang ikut PKL, 10 diantaranya sudah langsung magang di PT PLN Tanjung Karang," ungkap Ustaz Sulman dengan tersenyum.

Program PKL tersebut dilaksanakan 3 tahapan yang dimulai 17 Juli sampai 18 November 20023 selama 103 hari efektif.  Satu kelompok sebelumnya telah mendahului PKL.

Yaitu jurusan TKP yang  dimulai tanggal 19 Juni sampai tanggal 18 November 2003 selama 126 hari yang efektif di PT. Farindo Lombok Inti. Berikutnya 2 kelompok jurusan TKP lainnya menyusul tanggal 10 Juli 2003 sampai tanggal 10 Januari 2004 selama 140 hari 3 efektif di Cempaka Hotel Senggigi.

Selama mengikuti program PKL, dirinya meminta agar para orang tua siswa dapat berkolaborasi aktif bersama pihak sekolah, dalam rangka pengawasan, demi mengetahui perkembangan siswa.

"Karena memang mereka sudah menghadapi lingkungan sosial perusahaan. Nanti di sana mereka tidak lagi melaksanakan tata tertib sekolah, tapi tata tertib perusahaan. Mari kita sama-sama awasi untuk memastikan, mereka bisa menjadi keluarga baru di sana," ajak Ustaz Sulman.

"Ketika berpraktik nanti, para siswa dapat mengimplementasi ilmu pengetahuan yang diperoleh di sekolah, sesuai dengan jurusan masing-masing. Kalau nanti anak-anak terkendala sakit, orang tua bisa bersurat ke sekolah. Tapi kalau sakitnya lebih tiga hari, suratnya harus disertai keterangan dokter," ujarnya.

Demikian pula sebaliknya, selama mengikuti PKL, siswa senantiasa menjaga nama baik diri pribadi, keluarga dan sekolah. Sebab para siswa ini adalah duta SMKN 3 Mataram untuk dunia industri.

"Pastikan semua aturan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Jangan malu bertanya dan jangan lupa mengucapkan terima kasih kepada orang yang sudah membantu kita. siapapun dia. Mungkin nanti akan jadi Mitra kalian," pesan Ustaz Sulman.(RIN)

 

0 Komentar

Posting Komentar

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close