Kedatangan Kepala Desa Jagaraga, Muh Hasyim di Pura Jenggala disambut karangan bunga dan tarian tradisional Umat Hindu.

Lombok Barat (postkotantb.com)- Desa Jagaraga, merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Tidak seperti desa pada umumnya.

Harmonisasi serta toleransi antar umat Muslim dan Hindu, menjadi berkah tersendiri bagi Desa Jagaraga. Demi menjunjung tinggi hal tersebut, Muh Hasyim, selaku kepala desa menjadwalkan kunjungan berlapis, dengan selang waktu hanya beberapa menit.

Tepatnya, Jumat (29/09) sore, kepala desa ini menghadiri Upacara Pujawali (Odalan) di Pura Jenggala yang terletak di Dusun Tambang Eleh. Kehadiran kepala desa bersama jajaran forkopimcam, disambut oleh warga  dengan karangan bunga dan tarian tradisional.

Pada kesempatan ini, Muh Hasyim memuji antusiasme warga dusun terhadap kegiatan keagamaan tersebut. Tak lupa ucapan terima kasih kepada pihak Krama Pura yang menurutnya sudah bersusah payah.

Sehingga upacara ini sekaligus menjadi momentum perdana penyembelihan kerbau. Belum lagi perlengkapan lainnya untuk pelaksanaan Pujawali. Sehingga menghabiskan dana sekitar Rp. 50 juta. Ini Belum termasuk dana yang terkumpul untuk pura tersebut dengan total Rp.100 juta.

Dalam acara Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Kepala Desa Jagaraga bercengkrama hangat dengan warga Dusun Karang Bucu, sambil menikmati kuliner yang disajikan di dalam 'Dulang Saji'

"Selamat Pujawali. Semoga ini menjadi awal yang baik, agar mendapatkan kesucian hati dan jiwa. Sehingga apa yang dihajatkan dapat terkabulkan," harapnya.

Usai menghadiri Upacara Pujawali, kepala desa ini melanjutkan kunjungannya di acara Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, di salah satu masjid di Dusun Karang Bucu. Kedatangan kepala desa pun disambut dengan hangat oleh warga dusun tersebut.

Tak hanya itu, warga di dusun ini juga menyuguhkan 'Dulang Saji' atau nampan berisikan aneka makanan khas Sasak. Sambil menikmati sajian tersebut, kepala desa berusia muda ini pun berbincang-bincang mesra dengan tokoh agama setempat hingga larut malam.(RIN)