Lombok Tengah (postkotantb.com) - HIMASTA Iwan Hardianto menyatakan komitmennya untuk bertarung dalam kontestasi Pemilihan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Tatas Tuhu Trasna (HIMASTA) periode 2026/2027. Langkah perjuangan dan pergerakan kini diambil sebagai bentuk niat baiknya untuk melanjutkan proses pengabdian dan perjuangan di wadah organisasi mahasiswa daerah Lombok Tengah.
Kini, Iwan mengemban tugas mulia sebagai Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi pada Kepengurusan Kabinet HIMASTA Berdaulat. Dalam amanah tersebut, ia bertanggung jawab atas pengelolaan informasi organisasi, publikasi kegiatan, serta penguatan krestifitas antara pengurus, anggota, dan pihak eksternal. Posisi ini dinilai menjadi salah satu kendaraan penting untuk melangkah maju dalam kontestasi kepemimpinan HIMASTA selanjutnya.Sebab selama ini, ia sudah menjadi salah satu denyut nadi perjalanan Himasta, sehingga sangat tau seluk beluk yang ada ditubuh organisasi tempat berkumpulnya para intelektual muda tersebut.
"Alhamdulillah, saya sudah bekarat di Himasta, pahit manis, lika liku, susah senang sudah saya telan semua di organisasi ini,jika sekarang saya didorong untuk jadi ketua,ya mungkin sudah waktunya, sudah selayaknya,saya selalu siap," ungkap iwan pada Senin (02/02/2026).
Lebih jauh,mendikte Rekam jejak organisasi Iwan Hardianto dalam meniti pengalaman didunia organisasi cukup terbilang panjang. Ia mulai aktif berorganisasi sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Lahir dari keluarga sederhana yang tidak memiliki rekam jejak pendidikan tinggi, Iwan menjadikan organisasi sebagai ruang berproses, pembentukan karakter, dan pengembangan kepemimpinan. Konsistensi tersebut terus ia jaga hingga memasuki dunia perkuliahan.
Di lingkungan universitas, Iwan turut aktif dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Ia pernah dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Menteri Sosial dan Politik, sebuah posisi yang menuntut kepekaan terhadap isu sosial, kemampuan analisis kebijakan, serta koordinasi lintas lembaga kemahasiswaan. Pengalaman tersebut membentuk cara pandangnya dalam melihat peran strategis organisasi mahasiswa, baik di tingkat internal maupun dalam pengabdian kepada masyarakat.
Dalam pencalonannya sebagai Ketua Umum HIMASTA, Iwan menawarkan konsep “HIMASTA Kembang Komak: Tegak Lurus, Berani, dan Setia.” Semangat ini menjadi landasan nilai yang ingin ia tanamkan dalam kepemimpinan, yakni konsistensi terhadap prinsip organisasi, keberanian dalam mengambil sikap, serta kesetiaan terhadap nilai dan marwah HIMASTA.
"Yang paling penting dalam berorganisasi itu konsistensi, keberanian, dan kesetiaan," Tegasnya.
Selanjutnya, terkait visi, Iwan bertekad menjadikan HIMASTA sebagai wadah pertumbuhan dan perkembangan dalam membangun kebersamaan organisasi yang mandiri, aktif, dan kreatif. Visi tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam sejumlah misi strategis, di antaranya mendorong kemandirian HIMASTA melalui ruang kreativitas yang aktif dan berdampak nyata bagi masyarakat, memperkuat fungsi HIMASTA sebagai wadah pengembangan potensi anggota, serta mengokohkan kebersamaan kader layaknya komak yang terikat kuat dan kembang yang terus berkembang.
Selain itu, ia juga menargetkan HIMASTA dapat berperan sebagai panji organisasi mahasiswa di Kabupaten Lombok Tengah yang menjunjung tinggi nilai Tatas Tuhu Trasna, sekaligus mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui gerakan intelektual dan aksi sosial.
Iwan menegaskan, bahwa pencalonannya didorong oleh rasa tanggung jawab dan kecintaan terhadap organisasi.
“Saya berjuang dan bergerak atas dasar cinta untuk bertumbuh dan berkembang dalam suatu wadah di HIMASTA,melalui aksi nyata untuk kemajuan organisasi dan Lombok Tengah,”terangnya.
Pemilihan Ketua Umum HIMASTA periode 2026/2027 diharapkan menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi. Proses ini tidak hanya menentukan figur pemimpin, tetapi juga arah kebijakan dan peran HIMASTA dalam menjawab tantangan mahasiswa serta dinamika sosial di Lombok Tengah pada priode berikutnya.(irs)


0 Komentar