Lombok Utara, (postkotantb.com) - Pemerintah Kecamatan Gangga menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan untuk Tahun Anggaran 2027. Kegiatan yang mengusung tema "Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat" ini berlangsung di Kafe Bale Hao Luk, Gangga, pada Rabu (04/02/2026), bertepatan dengan 16 Sya’ban 1447 H.
Acara dibuka secara resmi oleh Camat Gangga, Mahzan Zohdi. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa fokus utama Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) mendatang harus selaras dengan tema besar yang diusung, yakni penguatan kualitas hidup warga serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Lombok Utara .
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran penting dari Kabupaten Lombok Utara, di antaranya, Kepala Bapperida KLU dan Koordinator TAPD, Perwakilan OPD teknis Dinas PUPR, KLH, Perindagkop-UKM, Dikes, Dinsos, BPBD, Dukcapil, Pariwisata, Dikbudpora, dan Perpusda, DP2KB PMD KLU, Forkopimcam, Kepala Puskesmas, dan KUA Gangga dan Kepala Desa se-Kecamatan Gangga, Bumdesma, serta keterlibatan Forum Anak kecamatan/Desa.
Dipandu oleh MC Nani Hidayani Wijaya, S.Pd., sesi materi menghadirkan dua narasumber utama yakni Miftahurrahman TAPD KLU yang Memaparkan materi mengenai perencanaan pembangunan serta sinkronisasi kewenangan desa dan Eka Kurniawan, ST Bapperida KLU yang Menjelaskan siklus perencanaan pembangunan nasional untuk memastikan usulan daerah sejalan dengan kebijakan pusat.
Sesi diskusi yang dipandu oleh Plt. Kasi PMD, Rahadianto, S.Pd., berlangsung cukup dinamis. Para peserta menyampaikan aspirasi yang cukup tajam terkait efektivitas Musrenbang.
Kepala Desa Bentek Warna Wijaya dan Kepala Desa Rempek Darussalam Muliadi mempertanyakan ketidakhadiran anggota DPRD Dapil Gangga. Mereka menegaskan bahwa legislator seharusnya hadir untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat, bukan hanya saat menjelang pemilihan saja.
Kades Bentek meminta agar setiap OPD Kabupaten yang membawa program ke desa wajib berkoordinasi dengan Pemerintah Desa agar tidak terkesan tiba-tiba.
Kades Rempek Darussalam dan Tokoh Masyarakat Desa Segara Katon mengeluhkan banyaknya usulan prioritas (seperti pengaspalan jalan) yang kerap hilang atau tidak terealisasi di tingkat final meskipun sudah diusulkan bertahun-tahun.
Perwakilan perempuan dari Desa Bentek mengingatkan agar pembangunan tidak hanya fokus pada infrastruktur jalan, tetapi juga memperhatikan kebutuhan spesifik kaum perempuan dan isu gender.
Menanggapi hal tersebut, Plt. Kasi PMD Rahadianto menegaskan dukungannya. Ia sepakat bahwa pengawalan usulan oleh anggota dewan sangat krusial. Terkait infrastruktur, ia menyarankan agar usulan jalan yang mendesak juga bisa diupayakan melalui program TMMD berkoordinasi dengan Danramil Gangga.
Kegiatan diakhiri dengan pembagian 5 kelompok kerja (Pokja) untuk melakukan uji klinis terhadap usulan-usulan desa. Diharapkan, usulan yang masuk dalam Musrenbang kali ini dapat dipertahankan hingga forum tingkat kabupaten dan benar-benar terakomodasi dalam anggaran tahun 2027. (@ng)




0 Komentar