Laporan Wartawan postkotantb.com Jaharuddin Lombok Utara
Lombok Utara, (postkotantb.com) - Rapat Forum LLAJ merupakan rangkaian kegiatan pemetaan dan penindaklanjutan titik lokasi rawan kecelakaan di wilayah Kabupaten Lombok Utara, yang di selenggarakan Dinas Perhubungan KLU. Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) di Cafe Younaris pada Kamis (30/04/2026), merupakan momentum penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna meningkatkan keselamatan transportasi jalan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Utara, Moh. Iwan Maret Asmara,S.Sos, di dampingi Kepala Bidang Lalin, Syafruddin,M.Si, mengawali penyampaiannya melaporkan pada bulan lalu, tepatnya bulan Mei 2026 tidak ada laporan kecelakaan.
Meski demikian, Moh. Iwan Maret menegaskan, untuk jangan lalai dan diperkirakan kecelakaan tinggi terjadi tidak pada musim liburan (Juli atau Desember), meskipun
Pelaksanaan forum melibatkan berbagai pihak dalam kerangka 5 Pilar Keselamatan Lalu Lintas, mulai dari unsur pemerintah, Kementrian/Lembaga terkait/ Kepolisian, TNI, SatPol PP, Kesbangpol, Bappeda, Jasa Raharja, OPD PU PR, hingga Organisasi Kemasyarakatan,
menandai langkah awal kolaborasi strategis antar Iinstansi dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Utara, Mohammad Iwan Maret Asmara,S.Sos, menyampaikan,
“Rapat Forum LLAJ adalah awal dari rangkaian kegiatan pemetaan dan penindaklanjutan titik lokasi rawan kecelakaan di wilayah Kabupaten Lombok Utara, agar semua instansi dan pihak terkait saling bantu untuk menekan angka kecelakaan,” ujarnya.
Kolaborasi ini menegaskan bahwa keselamatan jalan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan koordinasi menyeluruh, baik dari aspek regulasi, penegakan hukum, infrastruktur, maupun edukasi kepada masyarakat.
Dalam forum tersebut, seluruh peserta secara bersama-sama menghimpun dan memverifikasi data Lokasi Rawan Kecelakaan (LRK), baik yang bersifat potensial maupun data aktual dari lapangan. Data tersebut kemudian disinkronkan untuk memastikan kesamaan informasi antarinstansi serta memperkuat dasar pengambilan keputusan. Hasil dari proses tersebut selanjutnya digunakan untuk merumuskan langkah strategis dan rencana aksi terpadu dengan fokus utama diarahkan pada upaya pencegahan serta penanganan titik rawan kecelakaan.
Pemerintah Kabupaten Lombok Utara melalui Dinas terkait berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor demi menghadirkan pelayanan transportasi yang aman dan berkelanjutan.
Melalui forum ini, diharapkan tercipta sinergi berkelanjutan yang mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas secara signifikan.
Forum LLAJ merupakan kebijakan pemerintah dalam bidang lalu lintas dan angkutan jalan, demi terciptanya sistem transportasi di wilayah KLU yang terpadu dan mampu akomodasi mobilitas orang dan barang dengan lancar untuk mendukung perekonomian dan aktivitas masyarakat. Hal ini juga membutuhkan strategi untuk mengembangkan langkah-langkah perbaikan dan pengaturan lalu lintas dan angkutan secara optimal.
Mengimplementasikan RAK LLAJ sebagai turunan Perpres No. 1 Tahun 2022 untuk tahun 2026-2029.
Dengan komitmen bersama dan langkah yang terarah, target menuju “zero accident” di Kabupaten Lombok Utara diharapkan dapat diwujudkan secara bertahap, demi keselamatan seluruh pengguna jalan.
Forum LLAJ juga diharapkan dapat sebagai media untuk koordinasi, pengaturan, pelatihan, dan pengawasan terhadap sarana infrastruktur jalan, harap Moh. Iwan Maret selalu Kadis Perhubungan KLU.
Asisten II, Gatot Sugihartono,ST, mewakili Wakil Bupati secara singkat dalam penyampaiannya menekankan pada penentuan prioritas antara lain : penanganan, penguatan antar instansi, peningkatan pengawasan, seraya membuka acara dengan mengucapkan "Bismillahirrahmanirrahim", dilanjutkan dengan diskusi dengan pemateri, DR, Ir, Ida Ayu Oka Suatu Sidemen, ST, M.Sc.IPM.




0Komentar