Lombok Utara, (postkotantb.com) - Dinas Perhubungan terus menunjukkan komitmennya dalam menata pengelolaan aset daerah secara transparan dan akuntabel. Salah satu langkah strategis yang saat ini menjadi fokus adalah proses penyerahan aset Pelabuhan Teluk Nara yang terletak di Desa Malaka.
Upaya ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan sebagai bagian dari optimalisasi fungsi pelabuhan, untuk kepentingan publik. Kepala Dinas Perhubungan Lombok Utara menegaskan bahwa penyerahan aset ini merupakan bagian dari penataan kewenangan dan legalitas pengelolaan pelabuhan.
Hal ini dilakukan agar pengelolaan Pelabuhan Teluk Nara ke depan memiliki dasar hukum yang jelas serta dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam sektor transportasi laut dan pariwisata. Pelabuhan Teluk Nara sendiri memiliki peran strategis sebagai pintu gerbang utama menuju kawasan wisata Gili Tramena (Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air).
Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara profesional agar mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan daya saing pariwisata Lombok Utara. Dalam proses penyerahan aset ini, Dinas Perhubungan telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, baik di tingkat daerah maupun pemerintah pusat.
M. Iwan Maret Asmara, S.Sos, pada PostkotaNTB com, Senin 25 mengatakan, "Langkah ini bertujuan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku, termasuk kelengkapan administrasi dan legalitas aset".
Selain itu, tim teknis juga telah melakukan inventarisasi dan verifikasi terhadap seluruh aset yang berada di kawasan Pelabuhan Teluk Nara. Kegiatan ini mencakup pengecekan fisik, pencatatan nilai aset, serta penyusunan dokumen pendukung sebagai bagian dari proses penyerahan yang transparan dan akuntabel. Kepala Dinas Perhubungan juga menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menyukseskan proses ini.
Ia menambahkan, dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, masyarakat setempat, dan stakeholder lainnya, menjadi faktor penting dalam memastikan kelancaran penyerahan aset tersebut. Upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan pelabuhan, baik dari segi keamanan, kenyamanan, maupun efisiensi operasional. Dengan pengelolaan yang lebih baik, Pelabuhan Teluk Nara diharapkan mampu menjadi simpul transportasi laut yang modern dan berdaya saing.
Lebih lanjut, Iwan Maret, penyerahan aset ini juga menjadi langkah awal dalam pengembangan kawasan pelabuhan secara berkelanjutan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan infrastruktur dan fasilitas pendukung guna meningkatkan daya tarik kawasan tersebut sebagai destinasi wisata unggulan.
Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, Kepala Dinas Perhubungan Lombok Utara optimistis bahwa proses penyerahan aset Pelabuhan Teluk Nara dapat segera diselesaikan. Hal ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendorong percepatan pembangunan sektor transportasi dan pariwisata di Kabupaten Lombok Utara.
Saat ini semua dokumen sudah di meja Kemenkiu tinggal menunggu realisasi. Rencananya Bupati atau wabup akan bersama sama dengan Kadis Perhubungan dan perwakilan dari Bappeda akan berangkat lagi ke Jakarta untuk menghadap ke Kemenkeu RI, Terangnya. (@ng)




0Komentar