Mataram, (poskotantb.com) - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lombok Barat menggelar acara Pelepasan dan Pisah Kenang Siswa Kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026 di Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan berlangsung khidmat, meriah, dan penuh haru dengan dihadiri sejumlah pejabat, tokoh pendidikan, wali murid, serta keluarga besar MAN 1 Lombok Barat.

Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB dan Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat, Camat Gerung, para mantan kepala madrasah, serta ratusan wali murid yang mendampingi putra-putrinya.

Beberapa tamu undangan yang tampak hadir di antaranya Ketua Komite MAN 1 Lombok Barat Drs. H. Lalu Mahfuz, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat yang diwakili Kasubag H. Muliarta, Ketua Pokjawas Provinsi NTB Dr. Nasri Anggare, Kepala MAN Lombok Tengah, para kepala MTsN dan MAN se-NTB, dewan guru, serta Kasubag Tata Usaha Kanwil Kemenag NTB H. Faturrahman.


Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, H. Zamroni Aziz, juga menyempatkan hadir dan berfoto bersama sejumlah siswa, meski datang sedikit terlambat karena padatnya agenda kegiatan kemasyarakatan.

Kepala MAN 1 Lombok Barat, H. Kemas Burhan, M.Pd., dalam sambutan perdananya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan wali murid yang telah hadir mendampingi siswa pada momentum pelepasan tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan para wali murid yang telah membersamai putra-putrinya dalam acara lepas pisah ini. Semoga seluruh siswa yang dilepas hari ini dapat melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita terbaiknya,” ujarnya.

Sebanyak 203 siswa kelas XII secara resmi dilepas oleh dewan guru MAN 1 Lombok Barat sebagai tanda berakhirnya masa pendidikan mereka di madrasah tersebut.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag NTB melalui Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag NTB, Drs. H. Nasrullah, M.Pd., yang hadir mewakili H. Zamroni Aziz, menyampaikan pesan penuh makna kepada para siswa dan wali murid.

Ia menjelaskan bahwa Kepala Kanwil Kemenag NTB sebelumnya dijadwalkan hadir secara langsung, namun berhalangan karena agenda kedinasan yang tidak dapat diwakilkan.

Dalam sambutannya, H. Nasrullah menekankan bahwa kunci utama kesuksesan seorang anak adalah menghormati orang tua.

“Untuk menjadi pribadi yang sukses, berharga, serta selamat dunia dan akhirat, maka hormatilah orang tua yang telah memelihara dan membimbing kita. Jika tidak menghormati orang tua, maka keberkahan hidup bisa dicabut oleh Allah SWT,” pesannya.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menghormati guru sebagai pewaris ilmu dan penerus perjuangan Rasulullah SAW.

“Hormatilah guru kalian agar ilmu yang didapat menjadi bermanfaat dan penuh keberkahan. Gurulah yang mendidik kita dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak bisa menjadi bisa,” ungkapnya.

Kepada para wali murid, H. Nasrullah turut berpesan agar senantiasa membimbing dan mendoakan anak-anak mereka, sebagaimana keteladanan Nabi Ya’qub AS dalam menghadapi ujian kehidupan putranya, Nabi Yusuf AS.

“Sebagai orang tua, kita harus terus mendoakan anak-anak agar selamat, sukses, mendapatkan keberkahan, dan selalu dalam lindungan Allah SWT,” tambahnya.


Acara pelepasan dan pisah kenang tersebut berlangsung lancar dan penuh suasana kekeluargaan. Selain prosesi pelepasan siswa, kegiatan juga diisi dengan penampilan seni, pemberian penghargaan, serta momen haru antara siswa, guru, dan orang tua.

Momentum ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan pendidikan siswa kelas XII di MAN 1 Lombok Barat sekaligus awal langkah mereka menuju masa depan yang lebih gemilang. 

Pewarta: Ramli Jamak