![]() |
| Iwan Sopian Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa.Foto Istimewa |
Sumbawa Besar, (postkotantb.com) – Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa menerima kunjungan silaturahmi dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) se-Kabupaten Sumbawa yang difasilitasi oleh Bidang Linjamsos, pada Senin (25/05/2026).
Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan audiensi dan diskusi bersama jajaran Dinas Sosial di ruang kerja Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, Iwan Sopian, sebagai upaya memperkuat koordinasi serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kesejahteraan sosial di lapangan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, Iwan Sopian, menjelaskan kepada awak media di akhir pertemuan, bahwa momentum tersebut sangat penting untuk memperkuat sinergi antara Dinas Sosial dan TKSK sebagai ujung tombak pelayanan sosial di tingkat kecamatan.
Dalam pertemuan itu, ia menegaskan pentingnya penguatan koordinasi dan kolaborasi dalam pelaksanaan program kesejahteraan sosial, khususnya terkait pemutakhiran serta validasi data bantuan sosial (bansos).
“Kita ingin lebih proaktif di lapangan, memperkuat kolaborasi dengan kepala desa, serta memastikan seluruh kegiatan sosial berjalan terkoordinasi dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa saat ini Dinas Sosial tengah melakukan proses ground checking, verifikasi, dan pembaruan data penerima bantuan sosial untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.
Menurutnya, masih ditemukan sejumlah data yang tidak sesuai, di mana ada penerima yang sudah tidak memenuhi kriteria namun masih tercatat sebagai penerima bansos, sementara di sisi lain terdapat masyarakat yang layak namun belum terakomodir.
“Ini yang sedang kita bersihkan dan validasi. Kita targetkan proses ini berjalan efektif dalam beberapa bulan ke depan dengan dukungan seluruh tim di lapangan,” jelasnya.
Selain itu, dibahas pula terkait status TKSK yang saat ini terdiri dari berbagai kategori, mulai dari TKSK murni hingga yang telah berstatus P3K maupun dalam proses penyesuaian, termasuk persoalan insentif yang selama ini diterima.
Dinas Sosial berkomitmen untuk terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan para pendamping sosial tersebut melalui berbagai skema kebijakan yang memungkinkan.
Di akhir pertemuan, Iwan Sopian juga menegaskan pentingnya transformasi layanan sosial menuju sistem yang lebih cepat, transparan, dan berbasis digital. Ia berharap layanan pengaduan masyarakat dapat diakses lebih luas, termasuk melalui media sosial dan kanal komunikasi daring.
“Kita ingin Dinas Sosial hadir 24 jam dalam pelayanan, agar masyarakat bisa menyampaikan aspirasi dan pengaduan dengan mudah,” tutupnya.
Pewarta: Syaiful Marjan


0Komentar