Sumbawa Besar, (postkotantb.com) – Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Sumbawa, Ibu Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE, memimpin rapat koordinasi dan diskusi strategis mengenai optimalisasi sistem pencatatan dan pelaporan Posyandu. Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa ini dihadiri oleh perwakilan jajaran TP Posyandu Kabupaten Sumbawa dan OPD terkait, TP PKK Kabupaten Sumbawa.
Fokus utama pertemuan diskusi ini adalah mensinergikan data sebagai basis utama dalam pemenuhan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tingkat desa dan kelurahan melalui posyandu 6 SPM.
Dalam rapat tersebut, Kabid Kelembagaan Desa dan Sosial Budaya Masyarakat Dinas PMD Kabupaten Sumbawa Yuni Ilmi Kurniati S.STP.M.Si menjelaskan bahwa akurasi data sasaran keluarga sangat penting .Sumber data yang terintegrasi, mulai dari catatan Kelompok Dasa Wisma, buku administrasi umum Posyandu, hingga format registrasi layanan, menjadi instrumen penting dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran, baik melalui APBDesa maupun APBD.
Selain itu, ditekankan pula pentingnya penggunaan kartu bantu untuk sasaran siklus hidup mulai dari bayi, balita, hingga lansia sebagai rekam medis layanan dasar. Data ini nantinya akan disinkronkan dengan Sistem Informasi Posyandu (F1–F8) serta aplikasi berbasis website milik Pemprov NTB guna mempermudah evaluasi kinerja Posyandu secara berkala.
Diskusi juga melebar pada dukungan terhadap SPM bidang pendidikan. Kabid Perpustakaan, Ibu Nita Asia,SST,MPSSp, menekankan pentingnya penguatan literasi sejak dini melalui pembentukan kelembagaan perpustakaan di setiap desa dan kelurahan maupun pojok sameto/pojok baca literasi di posyandu, termasuk pemenuhan kebutuhan buku bacaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Ibu Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot menyampaikan apresiasi dan dorongan kuat agar seluruh pihak segera menindaklanjuti hasil identifikasi data.
"Saya mendorong TP Posyandu Kabupaten agar segera menindaklanjuti hasil diskusi ini. Fokus kita adalah pencegahan stunting sedini mungkin melalui intervensi spesifik dan sensitif, serta penguatan literasi masyarakat dengan memperbanyak perpustakaan desa," ujar Ibu Hj.Ida Fitria pada Senin, (08/06/2026).
Di akhir arahannya, Ketua TP Posyandu Kabupaten Sumbawa menekankan pentingnya sinergi lintas sektor. Ia menginstruksikan agar TP Posyandu Kabupaten terus melakukan pemantauan dan pembinaan terpadu hingga ke tingkat kecamatan, desa dan kelurahan.
"Posyandu harus diperkuat perannya sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan (LKD/LKK) yang efektif. Jadikan Posyandu sebagai jembatan utama antara pemerintah dan masyarakat dalam memberikan layanan dasar 6 SPM secara tepat sasaran," tutupnya.
Pewarta: Syaiful Marjan


0Komentar