Lombok Timur, (postkotantb.com) - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur resmi mencanangkan Sensus Ekonomi 2026, Minggu (21/6/2026) di Taman Rinjani Selong. Pencanangan berbarengan dengan Car Free Day dan ditandai pemukulan gong oleh Sekda H. Muhammad Juaini Taofik.

Pesan penting Bupati lewat Sekda  

Sekda membacakan pesan Bupati H. Haerul Warisin. Intinya: semua elemen, dari pemda sampai masyarakat, harus kompak menyukseskan sensus ini. 

"Data makro dari sensus ini jadi acuan pemerintah merumuskan kebijakan tepat sasaran. Ujungnya untuk mewujudkan visi Generasi Emas 2045," tegas Sekda.

Tantangan di lapangan 


1. *Edukasi masyarakat*: Sensus bukan bansos. Petugas diminta adil, sabar, komunikatif, dan kreatif biar warga mau jawab jujur apa adanya. 
2. *Musim tembakau*: Mobilitas petani tinggi ke sawah/ladang. Petugas diminta fleksibel. Kalau orangnya nggak di rumah, cari ke lokasi atau jadwal ulang kunjungan.

Sekda optimis proses lancar karena 87% warga Lotim tinggal di pedesaan yang karakternya terbuka. Ia juga minta media bantu viralkan info ini ke publik.

Pendataan door-to-door Juni-Agustus  

Kepala BPS Lotim Sri Endah Wardanti bilang ini Sensus Ekonomi ke-5 secara serentak se-Indonesia. Pendataan rumah ke rumah dimulai Juni sampai Agustus 2026. Ia apresiasi dukungan penuh Pemkab Lotim.

Imigrasi Lotim ikut sosialisasi 


Kakanim Lotim Iqbal Rifai manfaatkan momentum ini. Ia sampaikan Kantor Imigrasi Kelas II Selong sudah beroperasi. Warga Lotim nggak perlu lagi ke Mataram buat urus paspor. Layanan untuk WNI dan WNA di Lotim.

Acara ditutup penandatanganan piagam komitmen Sekda, BPS, dan Danramil, lalu pelepasan balon oleh Sekda bersama BPS, Imigrasi, OPD, dan petugas sensus. (red)