Lombok Timur, (postkotantb.com) - Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin resmi melantik Muhammad Tasywiruddin, S.Pi., M.Si. sebagai Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Lombok Timur, Rabu (22/7/2026).

Pelantikan tersebut berdasarkan SK Nomor 800.1.3.3/311/KPSDM/2026. Sebelumnya, Tasywiruddin menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.


Dalam arahannya, Bupati Haerul menekankan pentingnya kerja maksimal dari pejabat baru. Ia menyoroti masih banyaknya nelayan di Lombok Timur yang hidup dalam kemiskinan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.

“Kepada kepala Dinas yang baru dilantik, saya minta untuk bekerja dengan baik. Sebab masih banyak nelayan kita yang masih miskin dan membutuhkan bantuan,” tegas Bupati.

Bupati juga meminta Kadis yang baru segera menindaklanjuti fasilitas yang dijanjikan Menteri Kelautan dan Perikanan RI saat berkunjung ke Lombok Timur beberapa waktu lalu. 
“Janji yang disampaikan oleh Pak Menteri itu harus Anda jemput,” harapnya.

Ia menegaskan pelayanan Dinas tidak hanya untuk nelayan, tetapi untuk mendorong kemajuan Lombok Timur secara keseluruhan.  
“Harapan saya Anda juga bekerja istimewa,” ujarnya.

Ingatkan Seluruh OPD Koordinasi ke Pusat  


Pada kesempatan yang sama, Bupati juga mengingatkan seluruh pimpinan OPD agar aktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk membawa program-program nasional ke daerah.
“Seluruh fasilitas yang tersedia diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat,” pintanya.

Bupati menegaskan pembangunan di Lombok Timur adalah hasil kerja bersama.  
“Kita ingin merubah Lombok Timur ini ke arah yang lebih baik secara bersama-sama. Tidak boleh ada yang mengatakan dirinya itu hasil saya, hasil ini, hasil itu. Tidak boleh,” pesannya.

Didampingi Wakil Bupati H. Moh Edwin Hadiwijaya dan Sekda H. Muhammad Juaini Taofik, Bupati juga mendorong para pimpinan OPD untuk terbuka terhadap inovasi dan kritik.

“Kritik itu artinya apa? Mereka membangun kita, mereka mengingatkan kita. Dari kritik ini kita evaluasi. Apa yang jadi bahan kritikan mereka, tinggal kita perbaiki kalau salah, tinggal kita luruskan kalau dia bengkok, kita isi kalau memang dia kosong,” jelasnya.


Bupati juga mengingatkan seluruh pimpinan OPD untuk berhati-hati dalam setiap kebijakan agar sesuai dengan aturan yang berlaku. Koordinasi dinilai penting untuk menghindari kesalahan, terutama dalam pengambilan keputusan.

Pelantikan disaksikan oleh sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. (Mul)