Lombok Utara, (postkotantb.com) — Puncak perayaan Hari Ulang Tahun ke-6 Desa Santong Mulia berlangsung meriah. Partai final turnamen bola voli yang digelar di Lapangan SDN 1 Santong Mulia pada Ahad, 2 Agustus 2026 M/18 Safar 1448 H, menjadi magnet warga.
Dari 8 tim perwakilan 6 dusun yang bertanding selama sepekan, The Power Cs keluar sebagai juara setelah mengalahkan Beco Cs dengan skor 2-0. Kemenangan itu sekaligus menegaskan dominasi Dusun Lokok Sutrang yang berhasil memborong 3 besar klasemen.
Daftar Juara Turnamen Voli HUT ke-6 Desa Santong Mulia:
- Juara 1: The Power – Gabungan Dusun Lokok Sutrang
- Juara 2: Beco – RT 3 Dusun Lokok Sutrang
- Juara 3: Rabat – RT 1 Dusun Lokok Sutrang
- Juara 4: Ompek – Dusun Sumur Jiri
Sementara tim dari Dusun Tukak Bendu, Dusun Santong Mulia, Dusun Mula Gati, dan Dusun Lokok Rauk harus terhenti di babak penyisihan.
Turnamen ini merupakan inisiasi Pemerintah Desa Santong Mulia bersama mahasiswa Kuliah Kerja Profesi KKP UIN Mataram.
Final kali ini tidak hanya menyajikan laga sengit, tapi juga momen emosional. Dua “duel keluarga” terjadi di lapangan dan membuat penonton bersorak.
Pertama, pasangan kakak-adik Haidar dari The Power dan Nadhir dari Beco harus saling berhadapan di partai puncak.
“Tentu senang bisa meraih juara satu, tapi yang paling berkesan adalah bermain melawan adik sendiri. Di rumah kami keluarga, tapi di lapangan tetap profesional,” ujar Haidar.
Nadhir pun mengaku laga itu tak terlupakan.
“Melawan kakak sendiri di final memberikan sensasi tersendiri. Walau kami di posisi kedua, ini tetap momen yang sangat berharga,” katanya.
Yang tak kalah unik, pertandingan juga mempertemukan pasangan ayah dan anak, Jefri dari The Power dan Bakarudin dari Beco.
“Awalnya canggung karena harus melawan bapak sendiri, tapi demi sportivitas dan kemeriahan acara, kami tetap bermain maksimal. Setelah pertandingan, kami tetap kembali sebagai keluarga,” ujar Jefri.
Bakarudin menyambutnya dengan bangga.
“Ini pengalaman langka dan sangat seru. Bisa satu lapangan melawan anak sendiri di final. Menang atau kalah bukan soal, yang penting kebersamaan dan hiburan untuk masyarakat,” tuturnya disambut tepuk tangan.
Kepala Desa Santong Mulia, Hermanto, mengapresiasi sportivitas seluruh peserta.
“Turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi momentum mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat gotong royong antarwarga dalam memeriahkan HUT ke-6 Desa Santong Mulia,” ujarnya.
Fenomena “duel keluarga” ini juga mendapat apresiasi dari Sekretaris Desa Zaenulhadi, S.Pd. dan Ketua LPM Hari Hartono yang sejak awal mengikuti jalannya pertandingan.
Acara ditutup dengan penyerahan medali dan sesi foto bersama para juara, pemerintah desa, serta masyarakat dalam suasana hangat dan penuh sukacita. (@ng)




0Komentar