Mataram, (postkotantb.com) – Lembaga Perlindungan Anak Kota Mataram mengapresiasi langkah cepat Sat Reskrim Polresta Mataram dalam mengungkap kasus kematian mahasiswi berinisial NDR. Apresiasi disampaikan langsung oleh Ketua LPA Kota Mataram, Joko Jumadi, saat ditemui di Kantin 99 Sat Reskrim Polresta Mataram, Selasa (04/08/2026).

“Tentu ini merupakan sebuah prestasi. Atas nama pribadi maupun Lembaga Perlindungan Anak Kota Mataram, kami menyampaikan apresiasi kepada Sat Reskrim Polresta Mataram yang telah bekerja keras hingga berhasil mengungkap kasus ini dan mengamankan tersangka,” ujar Joko.

Joko menyebut kasus ini mendapat perhatian luas karena korbannya seorang mahasiswi, sementara tersangkanya masih berusia 17 tahun dan tergolong anak yang berhadapan dengan hukum.

Meski pelaku sudah diamankan, LPA mendorong penyidik tidak berhenti pada pengungkapan saja. Menurutnya penting dilakukan pendalaman kondisi psikologis tersangka.

“Kami berharap penyidik dapat mendalami kondisi psikologis tersangka. Dari informasi yang berkembang, tersangka disebut pernah terlibat dalam beberapa kasus kekerasan. Dengan usia yang masih 17 tahun namun diduga melakukan tindakan yang cukup sadis, tentu perlu dilakukan pemeriksaan psikologis secara komprehensif agar dapat diketahui faktor penyebab perilaku tersebut,” jelasnya.
  
Joko juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya orang tua, menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran untuk meningkatkan pengawasan dan pendidikan karakter pada anak.

“Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua, terutama para orang tua, agar lebih intens memberikan perhatian, pengawasan, dan pendidikan karakter kepada anak-anak sehingga mereka tidak terjerumus dalam tindakan yang berujung pada pelanggaran hukum,” tambahnya.

Polresta Mataram: Proses hukum dilanjutkan  

Di tempat yang sama, Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma YP., S.T.K., S.I.K., http://M.Si. menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan pengungkapan.

“Kami bersyukur tersangka dalam kasus ini telah berhasil diamankan. Terima kasih kepada seluruh personel dan semua pihak yang telah membantu sehingga proses pengungkapan kasus ini dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Saat ini penyidik masih melengkapi alat bukti untuk kepentingan penuntutan. Kasus kematian NDR sebelumnya sempat menjadi perhatian publik karena proses penyelidikannya. (Red)