Sumbawa Besar, (postkotantb.com) — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sumbawa memperkuat langkah mitigasi dan koordinasi untuk memastikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Sekretaris Badan Kesbangpol Kabupaten Sumbawa, Zainal Arifin,S.Pt., M.Si., menegaskan seluruh pihak harus mengawal tahapan Pilkades hingga pemungutan suara selesai, setelah penetapan calon kepala desa dilakukan.
“Kalau sudah selesai dan sudah ada penetapan calon, tinggal kita kawal dalam proses pelaksanaan pencoblosan. Kita harus menerima calon yang sudah ditetapkan. Harapan kita, siapapun yang ditetapkan sebagai pemenang, kita harus terima. Itulah hasil demokrasi,” ujar Zainal Arifin saat ditemui di Sumbawa Besar, Selasa 1 September 2026.
Pemetaan Wilayah Rawan Jadi Kunci
Zainal menjelaskan Kesbangpol memiliki peran utama dalam memetakan wilayah yang berpotensi memiliki tingkat kerawanan. Hasil pemetaan ini akan menjadi dasar mitigasi dan langkah antisipasi lebih dini.
“Kalau kami melakukan pemetaan, wilayah yang memiliki potensi risiko tinggi akan kita mitigasi. Semua perangkat yang ada, baik dari kecamatan maupun unsur TNI dan Polri di wilayah, harus betul-betul dimaksimalkan,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, Kesbangpol akan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta unsur TNI dan Polri di masing-masing wilayah.
Ajakan Jaga Persaudaraan
Menurut Zainal, potensi dinamika Pilkades bisa terjadi di hampir seluruh wilayah. Karena itu pengawasan dan komunikasi tidak hanya fokus pada desa rawan, tetapi dilakukan secara menyeluruh.
Pengalaman Pilkades sebelumnya disebutnya menjadi pembelajaran penting. Dengan pemetaan dan koordinasi sejak awal, setiap persoalan diharapkan bisa ditangani sebelum berkembang menjadi konflik.
Selain keamanan, keterbukaan informasi juga ditekankan.
“Kita harus terbuka memberikan informasi. Kalau semakin kita menghindar, wajar kalau masyarakat memiliki persepsi yang berbeda. Karena itu, komunikasi harus tetap dibangun,” katanya.
Zainal juga mengajak seluruh calon kepala desa, tim pendukung, dan masyarakat menjaga persaudaraan selama tahapan Pilkades.
“Perbedaan pilihan politik adalah bagian dari demokrasi. Tapi jangan sampai jadi alasan menimbulkan permusuhan maupun mengganggu keamanan. Mari kita berbahagia dengan Pilkades ini. Siapapun yang menang, itulah hasil demokrasi di tingkat desa. Yang paling penting adalah bagaimana kita menciptakan kondisi wilayah tetap aman dan terkendali,” pungkasnya. (Jhey)


0Komentar