Sumbawa Barat, (postkotantb.com) – Kasus 8 Warga Negara Asing yang diamankan di Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), belum menemui titik terang. Informasi baru beredar yang dihimpun Tim GJI NTB di kalangan warga dan membuat penyelidikan melebar ke wilayah Kecamatan Alas.
Berdasarkan informasi yang beredar melalui WhatsApp, Mr Huang yang sebelumnya disebut terkait aktivitas pertambangan di Jereweh, diduga sengaja "dilepas" di wilayah Alas pada Senin kemarin.
Nama baru juga ikut mencuat, yakni Tan Ko Fa Young "Ti Yong". Menurut informasi yang diterima, "Ti Yong" disebut sebagai pihak yang menyembunyikan keberadaan Mr Huang. Informasi menyebut "Ti Yong" merupakan warga keturunan Tionghoa yang berdomisili di wilayah Alas.
Imigrasi Belum Bisa Konfirmasi
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kantor Imigrasi KSB belum mengkonfirmasi kebenaran informasi tersebut.
Kasi Intel Imigrasi KSB, Heru, saat dikonfirmasi terpisah Selasa (08/09/2026), sebelumnya menyatakan pihaknya masih fokus pada proses penyelidikan terhadap 8 WNA yang telah diamankan.
Terkait keberadaan Mr Huang, Heru menyebut pihaknya belum mengetahui keberadaannya.
Desakan Usut Tuntas
Masyarakat dan LSM mendesak aparat tidak hanya terpaku pada 8 WNA yang sudah diamankan.
“Kalau benar ada pihak yang sengaja melepaskan atau menyembunyikan, itu sudah masuk ranah menghalangi proses hukum. Harus diusut,” ujar salah satu sumber dari Lingkar Hijau Sumbawa yang enggan disebut namanya.
Informasi dari jaringan juga menyebut Mr Huang diamankan oleh salah satu oknum intel APH dan diturunkan di Kecamatan Alas. Selanjutnya "Yong", warga keturunan Tionghoa, diduga menyembunyikan Mr Huang tersebut.
Publik kini menunggu langkah konkret Imigrasi bersama aparat penegak hukum lain untuk menelusuri 2 hal penting:
1. Keberadaan Mr Huang - Benarkah yang bersangkutan berada di wilayah Alas?
2. Peran "Si Yong"- Apa kapasitas dan keterlibatannya jika benar menyembunyikan WNA?
Imigrasi Diminta Bergerak Cepat
Kasus ini kini tidak lagi sekadar soal pelanggaran keimigrasian 8 WNA. Isunya meluas menjadi dugaan adanya jaringan yang memfasilitasi keberadaan WNA di area pertambangan, hingga dugaan upaya menghalangi pemeriksaan.
Masyarakat KSB menuntut transparansi. Siapa yang membawa 8 WNA ke Jereweh? Untuk kerja apa? Siapa yang membekingi? Dan di mana Mr Huang sekarang?
Delapan orang sudah diamankan. Jangan sampai aktor utamanya lolos.
Aparat diminta segera bergerak sebelum jejak semakin dingin. (GJI NTB)


0Komentar