Lombok Barat, (postkotantb.com) — SMK Negeri 1 Kuripan tidak hanya fokus mencetak lulusan. Sekolah vokasi ini menyiapkan peserta didik agar siap kerja di industri dan mampu membuka usaha sendiri. Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah menerima 8 rombel baru dengan kompetensi yang disesuaikan kebutuhan dunia kerja.
Plt. Kepala SMKN 1 Kuripan, Muhamad Sumarlin, S.P., menyebut sekolah membuka 8 rombel: 3 rombel Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT), 2 rombel Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP), 2 rombel Agribisnis Peternakan, dan 1 rombel Agribisnis Pertanian.
“Alhamdulillah, untuk tahun ini kita mendapatkan siswa lumayan, hampir sesuai dengan target yang kita inginkan,” katanya di ruang kerja, Senin (10/8/2026).
TJKT jadi jurusan paling diminati. Dari 120 pendaftar pilihan pertama, hanya 108 siswa yang diterima sesuai kuota. Siswa yang tidak tertampung diarahkan ke pilihan kedua berdasarkan nilai dan pemeringkatan.
Tambah Kompetensi Baru Sesuai Kebutuhan Industri
Untuk kelas XI, SMKN 1 Kuripan membuka Agribisnis Ternak Ruminansia fokus sapi dan kambing. Di bidang pertanian ditambah kompetensi Lanskap dan Pertamanan, melengkapi Tanaman Pangan dan Hortikultura serta Tanaman Perkebunan.
“Sudah ada siswa yang masuk pada kompetensi keahlian baru tersebut,” ujar Sumarlin.
Seluruh kompetensi juga dipastikan diampu guru yang linear dengan bidangnya.
Strategi utama sekolah adalah menguatkan Praktik Kerja Lapangan. Siswa kelas XII mulai PKL bertahap sejak 20 Juli 2026.
- APHP: industri pengolahan hasil pertanian dan pangan
- Peternakan: sektor peternakan dan instansi kesehatan hewan
- Pertanian: perusahaan pembibitan dan budidaya tanaman
- TJKT: perusahaan komputer dan jaringan
“Rata-rata satu industri hanya menerima maksimal sekitar lima siswa. Karena itu kita butuh banyak tempat PKL,” jelas Sumarlin.
Banyak siswa yang setelah PKL langsung ditawari kerja. Ada juga perusahaan yang minta masa praktik diperpanjang karena kinerjanya bagus.
Di luar pembelajaran, siswa SMKN 1 Kuripan aktif di PMR dan kompetisi. Pada LKS tingkat Provinsi NTB, sekolah meraih Juara III bidang Lanskap dan Pertamanan meski persiapan singkat.
Target: Cetak Wirausahawan, Bukan Pengangguran
Ke depan sekolah ingin lulusannya tidak hanya melamar kerja.
“Kami berharap siswa kami tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu berwirausaha sendiri. Dengan kompetensi yang sudah dibekali, insyaallah mereka bisa bersaing dan membuka usaha sesuai bidang keahliannya,” tegas Sumarlin.
Ia berharap lulusan SMKN 1 Kuripan menjadi solusi ketenagakerjaan.
“Harapan kami, anak-anak setelah tamat bisa bekerja, melanjutkan pendidikan, atau berwirausaha. Jangan sampai mereka justru menjadi pengangguran.” (Ramli Jamak)


0Komentar