Pj Sekda Hadiri Pembukaan Pembangunan Sosial Budaya dan Kelembagaan SDGs Desa

Lombok Utara (Postkotantb.com) - Mewakili Bupati Lombok Utara, Pj Sekda hadiri kegiatan Pembukaan Pembangunan Sosial Budaya dan Kelembagaan Dalam Mewujudkan SDGs Desa yang di selenggarakan oleh Kementerian Desa PDTT di Hotel Kila Senggigi (3/8).

Hadir pada acara tersebut, Kadis DP2KBPMD KLU Drs H Kholidi MM, Kadis Kesehatan dr H Lalu Bahrudin, serta unsur OPD lainnya.

Sementara itu, via Zoom Meeting hadir Dirjen PPDT Ir Eko Sri Haryanto MM, Direktur PPSBKDT Dr Bonivasius Prasetya Ichtiarto SSi MEng, dan tamu undangan lainnya.

Pj.Sekda KLU Drs H Raden Nurjati menyampaikan menyambut baik kegiatan yang dilakukan Kementerian Desa PDTT. KLU bertumpu pada aspek pariwisata namun dengan terjadinya pandemi, tentu berdampak pada sektor kunjungan wisatawan yang menurun dan mengakibatkan pariwisata lumpuh serta berdampak dalam kehidupan masyarakat. 

"Saat ini BUMDes yang ada di KLU, ada yang sudah maju dan ada sebagian belum. Ini menjadi PR kita ke depan mengingat sudah banyak permodalan yang dibantu dan kedepannya bisa bersaing dengan lembaga perekonomian lainnya," tuturnya.

Selain itu Pj Sekda juga menyatakan angka Stunting di KLU cukup tinggi. Dengan peningkatan kapasitas pemahaman dan upaya penurunan stunting, berkeyakinan bisa menurun.

Sementara itu, Dirjen PPDT Ir Eko Sri Haryanto via zoom meting sebelum membuka acara menyampaikan kegiatan sesuai dengan visi misi presiden berkaitan dengan kebijakan RPJMN, terutama berkaitan dengan SDM berkualitas dan berdaya saing.

KLU dalam percepatan pembangunan di daerah tertinggal, banyak yang perlu dituntaskan seperti SDM, perekonomian, ketertinggalan dari prasarana, aksesibilitas, dan kondisi keuangan daerah. 

"Program pembangunan sosial budaya dan kelembagaan di KLU, dalam rangka peningkatan kapasitas bidan dan kader dalam upaya penurunan angka Stunting, peningkatan kapasitas tenaga kerja dalam pengembangan desa wisata, serts peningkatan kapasitas pengelola BUMDes," tandasnya.

Kegiatan Workshop dilaksanakan selama 3 hari, diikuti 100 peserta dan diakhiri dengan penandatanganan MoU antara Pemda KLU dengan Kementerian PDTT serta foto bersama. Kegiatan berlangsung dengan tetap menerapkan Prokes Covid-19. (YN)