Monday, April 8, 2019

Sosialisasi Pemilu, Datu Rahdin Jayawangsa Silaturahmi Dengan Warga Desa Lebah Sempage


Lombok Barat (postkotantb.com)- Calon DPRD Provinsi NTB dari partai Nasdem, Datu Rahdin Jayawabgsa, SH, menggelar kegiatan sosialisasi menjelang pemilu 2019 di Dusun Lebah Mante, Desa Lebah Sempaga, Senin (8/4).

Dalam pertemuan tersebut, Pria yang akrab disapa Datu Rahdin dalam sosialisasi tersebut menekankan pada empat hal yaitu, transparansi dewan dalam melaksanakan kegiatan menggunakan dana reses dan aspirasi, pemanfaatan dan pengembangan serta penyediaan fasilitas pendukung untuk kegiatan pemanfaatan dan pengembangan hasil hutan, pengembangan potensi pariwisata Hutan Kumbi sebagai destinasi pariwisata lokal dan nasional, serta mendukung UKM berupa meubel dan berupaya menyediakan pemasaran hasil meubel.

Ia mengatakan, hampir sebagian anggota dewan tudak pernah melakukan sosialisasi terkait perbedaan dana Reses dan Dana Aspirasi serta pemanfaatannya.

Pihaknya menilai, hal yang demikian merupakan bentuk ketidaktransparanan para wakil rakyat, dalam memanfaatkan anggaran tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

"Dana Reses itu digunakan untuk membiayai kegiatan sillaturahim kepada masyarakat serta mengambil aspirasi dan keluhan masyarakat. Sedangkan Dana aspirasi dipergunakan untuk mereaslisasikan program kerja dewan, yang bersumber dari pengambilan aspirasi masyarakat, sayang sekali karena selama masyarakat tidak tahu," jelasnya.

Ia pun melirik potensi wisata di kawasan hutan kumbi. Salah satunya, daya tarik wisata Air Terjun Segenter. Sudah semestinya masyarakat mendapatkan manfaat dari keberadaan air terjun tersebut.

Lanjutnya, potensi wisata dan hasil hutan di Desa Lebah Sempaga harus dimanfaatkan dan diberdayakan secara optimal. Sebab aset tersebut merupakan anugerah yang apabila dikelola dan dikembangkan secara maksimal, nantinya tidak hanya berimbas pada peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi dapat mensejahterakan kelompok masyarakat dikawasan hutan.

"Pengelolaan pisang misalnya, yang awalnya dikelola secara tradisional dan terbatas, melalui dana aspirasi dapat mendukung dan mengembangkan hasil panen pisang, guna meningkatkan perekomian masyarakat dikawasan hutan Kumbi, serta menyiapkan transportasi pengangkutan guna memudahkan masyarakat dalam mengangkut hasil panen,"ujarnya.

Oleh sebab itu, Dia menekankan kelompok masyarakat agar bahu membahu serta mengutamakan asas gotong royong dalam memanfaatkan hasil hutan.

Beliau juga menginginkan agar potensi wisata yang telah ada di kawasan hutan, lebih dikembangkan, karena pariwisata dinilai sebagai salah satu sektor dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Dengan syarat, sektor infrastruktur harus dibenahi,  sebab infrastruktur merupakan faktor pendukung dalam mempermudah aktivitas masyarakat Lebah Sempaga, yakni perbaikan infrastruktur salah satunya berupa perbaikan jembatan.

Pasalnya, jika infrastruktur di perbaiki nantinya akan menunjang pengembangan potensi pariwisata, dan akan merembet pada peningkatan perekonomian masyarakat di sektor lainnya. Berupa pengembangan kerajinan tangan di bidang mebel. "Masalahnya saat ini masyarakat dapat merancang serta membuat meubel, akan tetapi pemasarannya yang seringkali menjadi persoalan. Jadi kalau mau maju jangan setengah-setengah," pungkasnya. (Eka)

No comments:

Post a Comment